Bertemu Raja Salman, Angela Merkel Ogah Pakai Jilbab

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud menyambut kedatangan Kanselir Jerman, Angela Merkel di Jeddah, Arab Saudi, 30 April 2017. Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS

    Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud menyambut kedatangan Kanselir Jerman, Angela Merkel di Jeddah, Arab Saudi, 30 April 2017. Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jeddah - Kanselir Jerman Angela Merkel tidak mengenakan jilbab saat bertemu dengan Raja Salman dalam kunjungannya di Arab Saudi.

    Seperti dilansir The Independent, Senin, 1 Mei 2017, Merkel bertemu dengan Salman di Kota Jeddah, Arab Saudi, negara yang menerapkan tata cara berpakaian yang mengharuskan para wanita mengenakan pakaian panjang dan penutup rambut di depan umum.

    Meski demikian, sejumlah politikus perempuan dunia menolak mematuhi aturan tersebut. Sebab, mereka berharap bisa menjadi contoh bagi para perempuan lain di dunia yang merasa tertindas dengan adanya peraturan tersebut.

    Baca: Lawan Islamofobia, Presiden Austria Imbau Wanita Gunakan Jilbab

    Merkel juga sebelumnya sempat melarang penggunaan burka di Jerman. “Burka tidak bisa diterima di negara kami. Pemakaiannya harus dilarang, jika memungkinkan,” kata Merkel.

    Pada pekan lalu, parlemen Jerman melarang perempuan menggunakan cadar yang menutupi seluruh wajah saat bekerja di kantor pemerintahan, yudikatif, dan militer.

    Mengenai pertemuan antara Merkel dan Salman, salah satu pejabat Jerman menuturkan kedua pemimpin negara akan membahas agenda pertemuan G20 mendatang. Pada pertemuan tersebut, juga akan dibahas mengenai iklim Paris dan keputusan mengenai penggunaan energi.

    Selain Merkel, Perdana Menteri Inggris Theresa May dan mantan Ibu Negara Amerika Serikat Michelle Obama juga menolak mengenakan jilbab saat bertemu dengan Salman.

    THE INDEPENDENT | METRO | SITA  PLANASARI AQUADINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.