Seorang Warga Indonesia Divonis Pengadilan Singapura 7,5 Tahun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Singapura:Sharimah Abdulah, seorang warga negara Indonesia, dijatuhi hukuman penjara 7 tahun 6 bulan oleh Pengadilan Singapura, Sabtu (5/4). Wanita berusia 31 tahun ini dinilai bersalah oleh Majelis Hakim karena membobol kartu kredit sebesar Sin$ 4 ribu atau senilai Rp 20,4 juta. Harian Sunday Times edisi Minggu (6/4), sebagaimana dikutip kantor berita AFP, menyebutkan bahwa Sharimah diduga sebagai salah satu anggota sindikat spesialis pembobol kartu kredit. Ia masuk ke Singapura secara illegal dengan perahu melalui Batam dan Malaysia. Uang hasil kejahatannya digunakan untuk membeli perhiasan, parfum dan barang-barang bermerek lainnya yang kemudian dikirim ke Indonesia. Ketika ditangkap di sebuah pusat belanja Orchard Road, Januari silam, polisi Singapura menemukan 28 kartu kredit dan beberapa lembar voucher belanja. Dengan kartu kredit itu, Sharimah dapat membobol uang sebesar Sin$68 ribu dalam setahun. (SS Kurniawan Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.