Selandia Baru Tawarkan Liburan Gratis Bagi Pencari Kerja  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mencari lowongan pekerjaan di internet. shutterstock.com

    Ilustrasi mencari lowongan pekerjaan di internet. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Wellington - Pemerintah Selandia Baru tawarkan liburan gratis bagi para pencari kerja dari seluruh dunia untuk direkrut dalam membantu pengembangan industri teknologi negara itu.

    Seperti dilansir The Independent, Kamis 2 Maret 2017, program yang disebut Looksee Wellington—kerja sama antara Badan Pembangunan Ekonomi Regional Wellington (WREDA) dan perusahaan perekrut pekerja Workhere Selandia Baru— akan membayar semua penerbangan dan akomodasi bagi 100 orang calon yang beruntung.

    Baca: Pesawat dengan Rute Terpanjang di Dunia Tiba di Selandia Baru

    Sebagai gantinya, para pencari kerja tersebut hanya akan diminta untuk datang mengikuti sesi wawancara pekerjaan dengan beberapa perusahaan teknologi terkemuka di ibu kota Selandia Baru tersebut.

    Kandidat juga harus berpartisipasi dalam beberapa pertemuan dan eksplorasi di sekitar kota. Perusahaan baru akan melakukan penawaran kepada kandidat terbaik pada akhir pekan.

    Dalam pengumumannya, pemerintah mengatakan bahwa para pelamar harus sudah mulai memasukan surat lamaran paling lambat hingga 20 Maret mendatang.

    Bagi yang pelamar yang beruntung akan dipanggil wawancara yang berlangsung dari 8 hingga 11 Mei.

    Jika diterima, panitia akan membantu mengurus dokumen imigrasi yang akan memudahkan kandidat tersebut pindah ke Selandia Baru.

    Sistem perekrutan dengan membiayai perjalanan dan akomodasi kandidat sebelumnya juga pernah dilakukan oleh perusahaan teknologi dari seluruh dunia. 

    Tahun lalu, Netflix yang tengah mencari bakat baru atau yang disebut "Grammsters", menjanjikan gaji sebesar US$ 2 ribu  atau setara Rp 27 juta sepekan, dangan biaya perjalanan ditanggung perusahaan. 

    Facebook juga dikabarkan mengganti biaya perjalanan kandidat pekerja yang dipanggil untuk wawancara, terlepas dari apakah mereka mendapatkan pekerjaan atau tidak.

    INDEPENDENT | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.