Karena Pesan Makan & Gaji Pengasuh, Istri Netanyahu Diusut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PM Israel, Benjamin Netanyahu, dan istrinya Sara, berbincang dengan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas (kiri) dalam pemakaman Shimon Peres di Yerusalem, 30 September 2016. Keduanya terakhir bertemu pada 2010. REUTERS/Handout

    PM Israel, Benjamin Netanyahu, dan istrinya Sara, berbincang dengan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas (kiri) dalam pemakaman Shimon Peres di Yerusalem, 30 September 2016. Keduanya terakhir bertemu pada 2010. REUTERS/Handout

    TEMPO.CO, Tel Aviv - Polisi antikorupsi Israel menginterogasi istri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Sara Netanyahu, selama 12 jam atas tuduhan melakukan korupsi dan penipuan. Karena tingkat kerumitan kasus tersebut, Sara diselidiki unit antikorupsi sejak pukul 13.00, Kamis, 1 November 2016, sampai Jumat pukul 01.00.

    Dalam sebuah pernyataannya, pejabat unit antikorupsi Lahav 433 mengatakan hasil investigasi diserahkan kepada kantor Jaksa Distrik Yerusalem yang akan memutuskan proses penuntutan terhadap Sara. Adapun Sara dituduh menyalahgunakan dana negara, termasuk menerima barang dengan alasan palsu, dugaan pemalsuan dokumen, dan penyalahgunaan wewenang.

    Simak Pula
    Presiden Jokowi Pakai Payung & Sendal Jepit Biru, Menyindir?
    Habib Novel FPI Gugat Ahok Rp 204 Juta, Ini Alasannya

    Dua dari kasus yang melibatkannya, Sara diduga menggunakan uang negara untuk memesan makanan untuk kepentingan pribadi, dan kasus ketiga melibatkan dana publik untuk membayar pengasuh ayahnya yang sudah tua. Sara juga ditanya tentang tuduhan tentang laporan palsu yang rutin ia buat terkait dengan pelayanan tamu negara dan melebihkan jumlah tamu dengan menggunakan anggaran negara.

    Namun Sara membantah tuduhan terhadapnya dan mengklaim bahwa ia adalah korban dari komplotan yang ingin menggulingkan suaminya. Menurutnya, ada mantan karyawan yang telah dibayar untuk bersaksi melawan dia. Investigasi terhadap Sara dilakukan menyusul tindakan serupa terhadap bekas penjaga kediaman Benyamin Netanyahu di Yerusalem, Meni Naftali.

    Polisi juga menginterogasi mantan pejabat kantor Netanyahu, Ezra Seidoff, berdasarkan informasi terbaru itu. Pada hari yang sama, sumber polisi mengungkapkan eks Kepala Staf di kantor Perdana Menteri, Gil Sheffer, diselidiki dua pekan lalu terkait dengan tuduhan keterlibatannya dalam penyalahgunaan dana publik bagi pihak Sara dan melakukan pelecehan seksual. Sheffer diperintahkan menjalani tahanan rumah selama lima hari.

    ISRAEL TODAY | TIMES OF ISRAEL | YON DEMA

    Baca Pula
    Muncul Petisi 'Usir' Melanie Trump dari New York
    Perangi Narkoba, Presiden Duterte Bahagia Dipuji Trump


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.