Personel PBB Diduga Eksploitasi Perempuan Kongo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kinsasha:Perserikatan Bangsa-Bangsa hari ini mengumumkan akan mengusut dugaan eksploitasi seksual perempuan Kongo oleh personel pasukan penjaga perdamaian. Badan dunia itu menerima laporan adanya lingkaran prostitusi di luar pangkalan militer di Provinsi Kivu Selatan. Sebagian perempuan yang dieksploitasi sudah melaporkan bahwa di antara klien mereka adalah staf PBB. Pasukan PBB di Kongo yang beranggotakan 17 ribu personel menangani tuduhan ini dengan sangat serius dan sangat terguncang oleh kesaksian para korban aktivitas ilegal ini, demikian pernyataan PBB. Pernyataan itu tidak menyebutkan kebangsaan staf yang terlibat. Pasukan penjaga perdamaian PBB tahun lalu memberlakukan kode etik baru setelah terungkap melalui investigasi bahwa para anggota pasukan di Kongo melakukan seks dengan perempuan Kongo, biasanya dengan imbalan makanan atau sedikit uang. Kasus pelanggaran seksual juga dilaporkan terjadi di misi-misi penjagaan perdamaian lain PBB, seperti di Bosnia, Kosovo, Kamboja, Timor Leste dan Afrika Barat. AP | YANTO M

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.