Foto Tunangan Bocah 12 Tahun Hebohkan Netizen, Ini Kisahnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Omar dan Gharam yang dijodohkan keluarga untuk menikah. Washingtonpost.com

    Omar dan Gharam yang dijodohkan keluarga untuk menikah. Washingtonpost.com

    TEMPO.CO, Kairo - Tak ada yang aneh saat Nasser Hassan mengumumkan pertunangan dan rencana pernikahan anaknya, Omar, yang dilaksanakan di sebuah provinsi yang terletak sekitar 120 kilometer dari utara Kairo, Mesir. Hal yang kemudian membuat cerita Omar menjadi viral di media sosial karena umurnya baru 12 tahun, dan calon istrinya adalah sepupunya sendiri.

    Seperti yang dilansir laman Washington Post, Sabtu, 23 Oktober 2016, umur calon istri Omar, Graham, hanya berselisih setahun di bawah Omar. Meski aturan hukum Mesir melarang pernikahan di bawah umur 18 tahun, Nasser tetap memberikan restu. Informasi dan foto-foto Omar bersama Graham yang muncul di media sosial ternyata memicu amarah sejumlah aktivis dan netizen di Negeri Piramid ini.

    Baca Juga

    Artis Porno Mengaku Ditawari Trump Rp 130 Juta untuk Kencan
    ISIS Bunuh Ratusan Anak dan Enam Pria di Duma, Suriah  

    Saat diwawancarai sejumlah media massa lokal, Nasser bersikeras merestui pernikahan tersebut. Dia mempertahankan alasannya memberi restu karena melihat kesan cinta yang kuat antara anaknya dan Graham, yang tak lain adalah keponakannya. Nasser menambahkan, pengumuman pernikahan itu untuk mencegah Graham didekati pria lain saat dewasa nanti. "Mereka (Omar dan Graham) akan menikah saat mencapai umur yang sah," ujar Nasser.

    Kepala Women's Center for Guidance and Legal Awareness di Mesir Reda Eldanbouki sempat melaporkan Nasser ke otoritas terkait. Dalam pernyataannya, Reda menuntut penyelidikan tentang pertanggungjawaban orang tua dalam mengurus anak. "Pertunangan Omar dan Graham adalah bentuk pernikahan dini yang menyebabkan kesempatan pihak perempuan untuk tumbuh dan mendapat pendidikan menjadi terbatas," ujar Reda.

    Berdasarkan catatan Badan Anak-anak PBB atau United Nations Children's Fund (UNICEF) yang bergerak di bidang perlindungan hak anak dan remaja, setidaknya 17 persen gadis belia di Mesir menikah di bawah 18 tahun. Pernikahan bawah umur marak terjadi di Timur Tengah, Asia, dan sub-Sahara Afrika. Anggota Otoritas Islam tertinggi di Mesir Dar Al-Ifta menetapkan status darurat nasional untuk menghentikan pernikahan dini itu.

    WASHINGTON POST | YOHANES PASKALIS

    Simak pula
    Luna Maya Buka-bukaan Soal Kendala Dinikahi Reino Barack
    Blakblakan Ayu Ting Ting Soal Konfliknya dengan Dewi Perssik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.