Irak Protes Pengusiran Diplomatnya di Yordania

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bagdad, AFP:Pemerintah Irak memprotes pemerintahan Yordania atas pengusiran diplomat-diplomatnya dari Amman. Pemerintah Irak menuduh pemerintah Yordania tunduk pada Amerika Serikat. "Kami sangat kecewa dengan tindakan terhadap kedutaan besar kami di Amman dan mengutuk perbuatan memalukan yang diminta Amerika Serikat itu,"ujar Menteri Luar Negeri, Naji Sabri, dalam suratnya kepada Menteri Luar Negeri Yordania, Marwan Moasher, seperti dikutip oleh Kantor Berita Irak. Sabri menyatakan bahwa pengusiran tersebut merupakan hal yang kontradiktif yang dilakukan dua negara yang rakyatnya saling bersahabat. "Kami meminta pertanggungjawaban Anda,"kata Najib lagi dalam suratnya. Yordania mengusir lima orang diplomat Irak, Minggu (24/3) dengan alasan demi keamanan negara, namun selanjutnya mengatakan bahwa dua dari mereka bisa kembali bertugas. Moasher membantah bahwa tindakannya atas tekanan Amerika Serikat. Ia menyatakan, Kedutaan Irak masih ada di Amman dan mempersilakan Irak untuk mengganti diplomat yang diusir. Amerika Serikat dalam upayanya menggulingkan Saddam, telah meminta negara-negara di dunia untuk mengusir diplomat-diplomat rezim Saddam Hussein. Yordania sendiri diisolasi tahun 1991 karena mendukung Irak pada Perang Teluk . Yophiandi --- TNR

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.