Konflik Libanon-Israel Berlanjut di Olimpiade Rio

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vanderlei Cordeiro de Lima usai menyalakan api kaldron Olimpiade pada upacara pembukaan Olimpiade 2016 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, 6 Agustus 2016. Ezra Shaw/Getty Images

    Vanderlei Cordeiro de Lima usai menyalakan api kaldron Olimpiade pada upacara pembukaan Olimpiade 2016 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, 6 Agustus 2016. Ezra Shaw/Getty Images

    TEMPO.CO, Rio de Jeneiro - Konflik panjang antara Libanon dan Israel berlanjut di arena Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil. Seperti yang terjadi saat pembukaan Olimpiade pada Jumat, 5 Agustus 2016, delegasi Libanon memblokade delegasi Israel saat akan masuk ke dalam bus yang membawa mereka ke acara pembukaan di Stadion Maracana.

    Ketua tim delegasi Libanon, Salim Haj Nicola, meminta sopir bus untuk menutup pintu agar delegasi Israel tidak dapat masuk. Namun pembimbing delegasi Israel mencegahnya.

    "Saya lalu berdiri di pintu bus untuk mencegah tim Israel masuk dan beberapa di antara mereka mencoba masuk dan berkelahi," kata Salim Nicola seperti dikutip dari alarabiya.net, Minggu, 7 Agustus 2016.

    "Komite penyelenggara menyaksikan tingkah laku keras kepala delegasi Libanon, dan seketika diatur bus berbeda untuk kami," kata Gili Lusting, kepala delegasi Israel.

    Sejarah konflik Libanon vs Israel telah berlangsung lama, perbatasan dua negara diwarnai ketegangan. Musim semi ini menandai satu dekade pertempuran milisi Hizbullah Libanon melawan Israel. Pertempuran itu menewaskan 1.200 warga Libanon dan 160 warga Israel.  

    AL ARABIYAH | MARIA RITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.