Mengenang Pastor Hamel, Umat Muslim Prancis Hadiri Misa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gereja Saint-Etienne-du-Rouvray yang menjadi lokasi penyanderaan terlihat dari kejauhan, di Normandy, Prancis, 26 Juli 2016. Sebelum ditembak mati, dua penyandera membunuh seorang pastor. AP/Francois Mori

    Gereja Saint-Etienne-du-Rouvray yang menjadi lokasi penyanderaan terlihat dari kejauhan, di Normandy, Prancis, 26 Juli 2016. Sebelum ditembak mati, dua penyandera membunuh seorang pastor. AP/Francois Mori

    TEMPO.CO, Paris - Gereja-gereja di seluruh Prancis mempersilakan umat muslim menghadiri misa mengenang Pastor Jacques Hamel yang tewas dibunuh dua pengikut ISIS pada 26 Juli 2016.

    Lebih dari seratus umat muslim berada di antara 2.000 umat Katolik di Katedral Rouen dalam misa mengenang Pastor Hamel. Katedral berada di dekat Kota Saint-Etienne-du-Rouvnay, lokasi penyerangan.

    "Atas nama seluruh umat Kristen, saya mengucapkan terima kasih. Dengan cara ini, Anda semua menunjukkan sikap menolak pembunuhan dan kekerasan dengan mengatasnamakan Tuhan," ujar Uskup Rouen Dominique Lebrun dalam khotbahnya, Ahad, 31 Juli 2016.

    Hal serupa juga terjadi di Notre Dame. Gereja di barat daya Bordeaux menyambut delegasi muslim, yang dipimpin oleh imam kota tersebut, Tareq Oubrou.

    Sebelumnya, Pastor Jacques Hamel, 86 tahun, tewas dibunuh dalam serangan teror pada Selasa pagi, 26 Juli 2016. Dua pelaku, Abdel Malik Petitjean dan Adel Kermiche, ditembak mati oleh polisi.

    Saat itu, pastor Hamel memimpin ibadah pagi di Gereja Katolik Gambetta, Saint-Etienne-en-Rouvray, dekat Kota Rouen di Prancis. Ia sudah 30 tahun bertugas di gereja tersebut.

    AL JAZEERA | ABDUL AZIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.