Bombardir Militer Suriah ke Aleppo Berlanjut, 34 Orang Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga menyelamatkan balita yang terperangkap di reruntuhan bangunan akibat  serangan udara yang menghantam kota Aleppo, Suriah, 28 April 2016. Serangan ini berpusat pada wilayah yang dikuasai pemberontak yang menewaskan 61 orang. dailymail.co.uk

    Seorang warga menyelamatkan balita yang terperangkap di reruntuhan bangunan akibat serangan udara yang menghantam kota Aleppo, Suriah, 28 April 2016. Serangan ini berpusat pada wilayah yang dikuasai pemberontak yang menewaskan 61 orang. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Aleppo - Seorang sumber mengatakan kepada Al Jazeera, sedikitnya 34 orang tewas menyusul serangan beruntun ke Kota Aleppo pada bulan Ramadan ini. Menurut dia, serangan yang berlangsung pada Selasa, 14 Juni 2016, itu dilancarkan pasukan pemerintah melalui udara.

    "Helikopter pasukan pemerintah menjatuhkan bom barel ke sejumlah distrik di Kota Aleppo yang dikuasai pemberontak," ujar sumber yang tak disebutkan namanya. Dia menambahkan, bom barel itu dijatuhkan di Distrik Salhen, Ferdos, dan Jisr al-Haj di Kota Aleppo dan menewaskan sembilan orang, termasuk dua anak.

    Serangan dengan tembakan alat berat dan gempuran udara terjadi di Salahadeen, Sukary, Malaah, dan Castello. Peristiwa itu mengakibatkan 25 orang meninggal, termasuk perempuan dan anak-anak. "Gempuran udara oleh jet tempur berlanjut hingga Rabu dinihari, 15 Juni 2016, waktu setempat," ujar sumber Al Jazeera.

    Serangan itu, selain menelan 34 nyawa orang tak berdosa, menyebabkan jurnalis independen sekaligus aktivis, Hadi al-Abdullah, terluka. Selama ini, Al-Abdullah meliput berbagai peristiwa pertempuran dari kawasan yang dikuasai pemberontak. Gambar-gambar yang muncul di Twitter menunjukkan saat Al-Abdullah dihantam reruntuhan bangunan yang mendarat di dekat posisinya.

    AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN

    BACA JUGA
    Ahok Lolos dari Jerat KPK, Ahmad Dhani: Ramalan Saya Benar
    Sumber Waras Bebas Korupsi, Bambang Soesatyo: BPK yang Brengsek



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?