Ibu Guru SMA Ini Menari Sambil Pamer Dada di Depan Kelas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • arthazone.com

    arthazone.com

    TEMPO.CORoma – Para pelajar di sebuah sekolah menengah atas (SMA) di Italia merekam aksi ibu guru mereka saat menari striptease sambil memamerkan dadanya di depan kelas.

    Tarian seksi yang ditampilkan oleh ibu guru berambut pirang tersebut telah dibagikan ribuan kali di WhatsApp dan media sosial.

    Video, yang diyakini dibuat di Gramsci Keynes Institute di Prato, Tuscany, ini telah menimbulkan kemarahan para pejabat setempat dan para orang tua murid.

    Media lokal menyebut, ibu guru yang menari tersebut adalah pengajar bidang studi Teknologi Informasi. Namun mereka tak mengungkapkan identitasnya.

    Dalam rekaman berdurasi singkat tersebut, ibu guru terlihat menarik pakaiannya ke atas untuk memperlihatkan bra berwarna putih yang dipakainya.

    Ia kemudian mulai meliuk-liuk dan melompat-lompat, sementara murid-muridnya merekam aksi tersebut. Ibu guru sadar aksinya tengah direkam dan ia tersenyum di depan kamera.

    Kepala Sekolah Maria Grazia Tempesti mengatakan sangat terkejut melihat video tersebut. Ia menambahkan, pihak sekolah sudah mulai mengambil tindakan kedisiplinan dan telah memanggil ibu guru yang bersangkutan  untuk memeriksa kasus tersebut.

    Video tersebut pertama kali diunggah di akun Facebook milik kelompok Azione Giovani, yang artinya “aksi pemuda”.

    Seorang perwakilan dari kelompok tersebut, yang juga mantan pelajar di sekolah itu, Philip Balugani, mengaku sebagai pihak yang pertama merilis video tersebut di media.

    Azione Giovani mengatakan aksi ibu guru tersebut lebih cocok dilakukan di klub malam daripada di ruang kelas.

    Menariknya, pihak sekolah mengaku belum menerima protes mengenai tindakan tak senonoh sang guru.

    THE SUN | A. RIJAL



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.