Bom Bangkok, Thailand Minta Bantuan Interpol Buru Pelaku  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria berkaus kuning dan membawa tas punggung terlihat berjalan di dekat kuil Erawan, lokasi ledakan bom yang menewaskan 22 orang di Bangkok, Thailand, 18 Agustus 2015. Kepolisian Thailand merilis gambar diduga tersangka peledakan. REUTERS/Thai Police

    Seorang pria berkaus kuning dan membawa tas punggung terlihat berjalan di dekat kuil Erawan, lokasi ledakan bom yang menewaskan 22 orang di Bangkok, Thailand, 18 Agustus 2015. Kepolisian Thailand merilis gambar diduga tersangka peledakan. REUTERS/Thai Police

    TEMPO.CO, Bangkok - Ledakan bom mematikan di kuil terkenal di Bangkok, menurut polisi Thailand, bukan dilakukan oleh kelompok teroris internasional. Namun pihak berwenang di Negeri Gajah Putih meminta bantuan Interpol guna memburu pria asing yang dituding sebagai tersangka utama. (Lihat Video Pemerintah Thailand Buru Tiga Tersangka Bom Kuil Erawan)

    Pemerintahan militer Thailand mengatakan pihaknya meminta bantuan lembaga internasional itu untuk menginvestigasi kejadian yang menghantam kuil Erawan pada Senin petang, 17 Agustus 2015. Aksi tersebut menyebabkan 20 orang tewas dan melukai puluhan korban lainnya.

    "Kami mengirimkan permintaaan bantuan," ujar juru bicara Deputi Kepolisian Nasional, Kissana Phathancharoen, kepada Reuters. Dia melanjutkan, hingga saat ini belum ada yang mengaku bertanggung jawab dan kepolisian belum mengetahui motivasi serangan bom terburuk di ibu kota Thailand tersebut.

    Serangan bom pada Senin itu telah mengakibatkan sedikitnya 11 warga negara asing dari Cina, Singapura, Indonesia, dan Malaysia tewas. (Lihat Video Berwajah Mirip Aktor Australia, Dikira Pelaku Bom)

    Menurut juru bicara militer Thailand, Kolonel Winthai Suvaree, Rabu, 19 Agustus 2015, ledakan bom tersebut sepertinya tak terkait dengan terorisme internasional. Dia juga mengatakan wisatawan Cina yang menjadi korban ledakan tidak menjadi sasaran langsung.

    AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.