Terungkap, Korut Peretas Sistem Pembangkit Nuklir Korsel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gyeongju, Korea Selatan. Seorang petugas tengah memberi arahan kepada pekerja lainnya dalam latihan menghadapi serangan cyber di pusat pembangkit tenaga nuklir, 22 Desember 2014. Korea Utara diduga telah melakukan serangan ke pembangkit tenaga nuklir ini, namun seperti biasa Korea Utara mengelak atas tuduhan ini. Korea Hydro and Nuclear Power Co. via Getty Images.

    Gyeongju, Korea Selatan. Seorang petugas tengah memberi arahan kepada pekerja lainnya dalam latihan menghadapi serangan cyber di pusat pembangkit tenaga nuklir, 22 Desember 2014. Korea Utara diduga telah melakukan serangan ke pembangkit tenaga nuklir ini, namun seperti biasa Korea Utara mengelak atas tuduhan ini. Korea Hydro and Nuclear Power Co. via Getty Images.

    TEMPO.CO, Seoul - Teka-teki pembajakan sistem komputer milik perusahaan operator pembangkit nuklir di Korea Selatan pada Desember tahun lalu akhirnya terkuak setelah tim penyelidik berhasil mengidentifikasi alamat Internet sang pembajak.

    Jaksa Korea Selatan pada Selasa, 17 Maret 2015 menyatakan pelaku pembajakan itu adalah Korea Utara. Ini berdasarkan penyelidikan atas alamat Internet yang digunakan dalam pembajakan tersebut.

    "Kode berbahaya yang digunakan untuk membajak operator nuklir adalah komposisi dan metode kerjanya sama seperti apa yang disebut 'kimsuky' yang digunakan peretas Korea Utara," sebuah pernyataan dari kantor jaksa Seoul seperti yang dilansir Reuters pada Selasa 17 Maret 2015.

    Korea Selatan sebelumnya menduga kemungkinan keterlibatan Korea Utara dalam pembajakan tersebut. Korea Selatan telah meminta bantuan dari pejabat Cina setelah menelusuri beberapa alamat Internet yang berada di kota bagian timur laut Cina yang dekat dengan Korea Utara.

    Penyerangan ini terjadi di tengah isu keterlibatan Korea Utara terhadap peretasan yang menghancurkan sistem komputer Sony Pictures Entertainment. 

    Beruntung saat pembajakan hanya data nonkritis yang hilang. Tidak ada risiko terhadap keselamatan instansi nuklir, termasuk 23 reaktor atom milik Korea Selatan.

    REUTERS|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.