Kematian Garang Tak Hentikan Proses Damai di Sudan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Khartoum:President Sudan Umar al Bashir menegaskan bahwa kematian Joh Garang yang dilantik menjadi Wakil Presiden pada 9 Juli, tak akan membuat perdamaian yang dicapai di Sudan mundur kembali. Kami menjamin bahwa proses damai akan terus berjalan sesuai arah yang diinginkan bersama, katanya dalam pernyataan yang disiarkan langsung televisi setempat, Senin (1/8). Ia secara resmi menyatakan bahwa Garang, yang sebelumnya dikenal sebagai pemimpin pemberontak negeri itu, tewas akibat kecelakaan pesawat. Garang dilantik sebagai Wapres setelah tercapai kesepakatan damai yang mengakhiri perang saudara selama 21 tahun antara Sudan Utara dan Selatan. "Kami mengikuti laporan yang menyebutkan hilangnya pesawat yang ditumpangi Wakil Presiden Sudan John Garang, dan laporan itu ternyata tak diragukan lagi, kata Umar.Enam orang anggota rombongan Garang saat mengunjungi Presiden Uganda Yoweri Museveni, turut menjadi korban. Juga tujuh awak pesawat kepresidenan Uganda.Sebelumnya, para pejabat Uganda menyatakan semua penumpang berikut awak helikopter yang membawa Garang tewas dalam kecelakaan di dekat perbatasan Kenya, Sabtu (30/7). AFP

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.