Waspada, 3 Minggu Mulas, Bisa Jadi Kanker Menyerang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Budi Yanto

    TEMPO/Budi Yanto

    TEMPO.COLondon - Sebuah kampanye kesehatan di Inggris, Be Clear on Cancer, mengingatkan masyarakat agar berhati-hati bila perut mengalami mulas. Jika perut mulas hampir setiap hari selama tiga minggu atau lebih, bisa jadi itu adalah tanda kanker. Keluhan tersebut diklaim sebagai gejala kanker esofagus.

    Mirror, Senin, 26 Januari 2015, menulis, diagnosis dini terhadap kanker yang menyerang saluran yang menghubungkan tekak dengan lambung itu sangat penting. Sebab, sekitar 67 persen orang yang didiagnosis mengidap kanker esofagus pada tahap awal hanya bertahan setidaknya selama lima tahun. Selain mulas, gejala lain kanker ini adalah kesulitan menelan makanan. 

    Direktur Kesehatan dan Kesejahteraan Inggris Profesor Kevin Fenton mengutarakan pentingnya diagnosis dini kanker ini. Dia mendorong siapa pun untuk segera pergi ke dokter ketika mengalami sakit perut selama tiga minggu. 

    Di sisi lain, ahli bedah Profesor Michael Griffin mengatakan perut mulas belum pasti gejala kanker. Kepastian baru bisa diperoleh lewat pengecekan lebih lanjut. Tapi tidak ada salahnya jika kita memeriksakan diri lebih dini untuk melakukan intervensi bila ada penyakit.

    Penyebab kanker esofagus, seperti jenis kanker lain, belum diketahui. Namun pengaruh gaya hidup diduga menjadi pemicu yang kuat. 

    Kanker ini biasanya dimulai dari adanya pertumbuhan sel-sel yang abnormal. Pada akhirnya, pertumbuhan sel-sel baru ini akan membentuk jaringan-jaringan yang disebut polip atau tumor yang akan menyebabkan perut nyeri dalam waktu lama.

    MIRROR | WINONA AMANDA

    Baca juga:
    Hakim Bebaskan Tiga Nelayan Pencuri Empat Udang
    Dilarang Jual Miras, Minimarket Klaim Rugi
    Sebelum Jatuh, Kendali Air Asia Dipegang Kopilot
    Brigadir Rudi Soik Dituntut 6 Bulan Penjara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.