UU Pilkada Dibahas Media Arab News  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Indonedia di New York melakukan demonstrasi menyatakan kekecewaan mereka terhadap SBY, yang sedang berkunjung ke Amerika, terkait lolosnya RUU Pilkada tidak langsung, New York, 27 September 2014. Koleksi Khusus/Dok. TEMPO

    Warga Indonedia di New York melakukan demonstrasi menyatakan kekecewaan mereka terhadap SBY, yang sedang berkunjung ke Amerika, terkait lolosnya RUU Pilkada tidak langsung, New York, 27 September 2014. Koleksi Khusus/Dok. TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Keputusan memberikan wewenang kepada DRPD untuk memilih kepala daerah disorot oleh sejumlah media pemberitaan internasional, salah satunya adalah Arab News. Dalam laporan yang diterbitkan pada Jumat, 26 September 2014, Arab News menulis bahwa pemilihan kepala daerah oleh DRPD "telah mengakhiri sistem demokrasi yang sudah ada di negara itu selama satu dekade"

    "Ini merupakan serangan balik dari politikus elite yang khawatir bahwa dominasi mereka sedang terancam oleh para pemimpin populer. Ada kemungkinan muncul ide untuk meng-instal ulang majelis tinggi karena 'tubuh' presiden dianggap sebagai hal yang harus diwaspadai," kata kepala analis dari perusahaan keamanan Concord Consulting di Jakarta, Keith Loveard.

    Selain itu, Loveard juga menyebut keputusan ini adalah kemunduran bagi negara demokrasi terbesar ketiga di dunia itu. "Pemilu langsung sudah menjadi budaya Indonesia," kata Loveard. (Baca: #ShameOnYouSBY Jadi Trending Topic di Twitter)

    Di sisi lain, aksi protes kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga ramai di media sosial Twitter dan Path. Tagar #ShameOnYouSBY yang diajukan pada SBY sudah mejadi trending topic nomor satu di dunia selama dua hari.

    Tagar ini muncul atas dasar rasa kesal netizen yang menganggap SBY tidak bijaksana karena mau mencari dalang dari penyebab keputusan Partai Demokrat, yang merupakan partai binaan SBY, untuk walk out. Sikap SBY ini disebut juga "akting dan drama" oleh netizen. (Baca: Netizen Ingin #ShameOnYouSBY Bertahan Seminggu)

    "Jika seseorang bertanya siapa aktor kesukaan saya, bukan Michael Fassbender atau Tom Hiddleston lagi, tapi SBY #ShameOnYouSBY," ciut akun @RoviaSatyana.

    RINDU P. HESTYA | ARAB NEWS

    Berita Lain:
    Demi Anak, Pria Ini Rela Kehilangan Gaji Rp 99,2 M
    Ini Sosok Cantik di Balik Serangan Melawan ISIS
    3 Ribu Warga Eropa Bergabung dengan ISIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.