Tiga Wanita Malaysia Jihad Seks untuk ISIS  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Adel Hana

    AP/Adel Hana

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Tiga wanita asal Malaysia diyakini telah bergabung dengan militan Negara Islam Irak dan Suriah. Pejabat intelijen senior Malaysia mengatakan kepada Malaysia Insider bahwa ketiganya telah berangkat ke Timur Tengah. (Baca: Ketua MUI: Dalam Islam Tidak Ada Jihad Seks)

    “Mereka diyakini telah menawarkan diri untuk memberikan kenyamanan seksual kepada pejuang ISIS yang sedang berusaha mendirikan Negara Islam,” kata pejabat yang tidak mau disebutkan namanya itu seperti dikutip Malaysian Insider, Rabu, 27 Agustus 2014. (Baca: Ada Poster Jihad Seks ISIS, MUI Geram)

    Ia menuturkan salah satu wanita pergi ke Timur Tengah sejak bulan Desember tahun lalu. “Wanita itu berusia 30-an. Ia pergi ke Turki sebelum bertemu dengan perantara yang membantunya untuk bisa masuk ke Suriah lewat jalur darat,” ujar pejabat itu. Wanita lain yang berusia 40-an juga menuju Timur Tengah pada April lalu.

    Setelah berhasil menguasai Kota Mosul, ISIS mengeluarkan dekrit yang memerintahkan wanita muslim yang belum menikah untuk melakukan jihad seks. Dalam proklamasinya, ISIS mengancam akan memberlakukan hukum syariah pada siapa saja yang tidak mematuhi hukum tersebut.

    ANINGTIAS JATMIKA | MALAYSIAN INSIDER

    Terpopuler
    Simpatisan ISIS Beberkan Rencana Teror Biologis
    'KPK' Hong Kong Gerebek Rumah Bos Media Raksasa
    Erdogan Dilantik Jadi Presiden Turki Hari Ini



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.