Vaksin Ebola ZMapp Habis, WHO Gelar Perundingan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Karantina dan Inspeksi menutup tandu yang dipesiapkan untuk pasien virus ebola saat simulasi di Shenzhen, Provinsi Guangdong, Cina (14/8). REUTERS/Stringer

    Petugas Karantina dan Inspeksi menutup tandu yang dipesiapkan untuk pasien virus ebola saat simulasi di Shenzhen, Provinsi Guangdong, Cina (14/8). REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Jakarta - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berencana melakukan perundingan ihwal wabah ebola pada awal September mendatang. Perundingan ini akan membahas pengobatan potensial dan vaksin ZMapp untuk menangkal penyakit mematikan itu.

    Dikutip dari Reuters, Kamis, 21 Agustus 2014, perundingan ini akan melibatkan tenaga ahli dari seluruh dunia. Perundingan yang akan digelar pada 4-5 September di Jenewa, Swiss, itu akan membahas keamanan dan kemanjuran terapi eksperimental ZMapp.

    "ZMapp merupakan salah satu perawatan eksperimental dan vaksin untuk ebola yang sedang diuji," kata pihak WHO. (Baca: Vaksin Ebola, ZMapp, Berasal dari Tembakau)

    Namun saat ini pasokan ZMapp dilaporkan sangat terbatas. ZMapp yang diberikan kepada enam pasien terinfeksi ebola adalah yang terakhir. (Baca: Tengah Diuji Coba, Begini Vaksin Ebola, ZMapp, Dibuat)

    ZMapp adalah antibodi rekayasa yang dibuat oleh dua perusahaan obat di Amerika Serikat. ZMapp dibuat dari gabungan dua serum, MB-003 dan ZMAb.

    Sayangnya, Defyrus Inc, yang memproduksi ZMAb, melaporkan bahwa serum untuk ZMapp sudah habis. Sebab, ZMapp belum pernah dicoba keamanannya untuk manusia, apalagi diproduksi secara massal.

    RINDU P. HESTYA | REUTERS

    Berita Lain:
    Kasus Wartawan Foley, Obama: ISIS seperti Kanker 
    Wartawan Dipenggal ISIS, AS Luncurkan 14 Serangan 
    Penyebab AS Gagal Selamatkan James Foley dari ISIS
    Kasus Wartawan Foley, Obama: ISIS seperti Kanker  
    Wartawan Dipenggal ISIS, AS Luncurkan 14 Serangan  
    Penyebab AS Gagal Selamatkan James Foley dari ISIS



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.