Kereta Thomas Betulan Hadir di Jepang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kereta Thomas dalam ukuran sebenarnya beroperasi di Jepang. (Jiji Press)

    Kereta Thomas dalam ukuran sebenarnya beroperasi di Jepang. (Jiji Press)

    TEMPO.CO, Tokyo - Kereta api dengan lokomotif mirip lakon utama serial kartun anak-anak Thomas the Tank Engine hadir di Jepang. Sama seperti aslinya, kereta ini dijalankan dengan mesin uap.

    Oigawa Railway, operator kecil di prefektur Shizuoka di Jepang tengah, mengkonversi lokomotif uap reguler menjadi mirip Kereta Thomas. Menurut rencana, kereta ini akan beroperasi selama tiga bulan ke depan, melayani rute wisata.

    Dikenal di Jepang sebagai "Kikansha Thomas" (Kereta Uap Thomas), cerita yang ditulis pada awal abad ke-20 oleh penulis Inggris ini sangat populer di Jepang. Buku ini menjadi buku idola anak-anak selama puluhan tahun.

    Kereta Thomas mulai mendunia setelah diunggah menjadi serial televisi pada 1980-an. Pada awalnya, cerita dinarasikan oleh mantan drummer Beatles, Ringo Starr. (Baca: Rel Kereta Lego Terpanjang di Dunia)

    Thomas, yang dalam setiap serialnya selalu menyampaikan pesan moral seperti pentingnya kejujuran atau persahabatan, juga populer di berbagai belahan dunia. Produk dengan tema Kereta Thomas menjadi barang yang banyak dicari anak-anak.

    Menurut juru bicara Oigawa Railway, animo masyarakat atas kehadiran Kereta Thomas ukuran sebenarnya sangat besar. Terbukti, tiket untuk tiga bulan ke depan sudah ludes pada awal bulan ini.

    JAPAN TODAY | INDAH P.

    Terpopuler:
    #AkhirnyaMilihJokowi Jadi Trending Topic Dunia 
    Mega Soal Rustri ke Prabowo: Apa yang Kau Cari? 
    ISIS Bersumpah Hancurkan Kabah Jika Kuasai Mekah
    Bintang Persib Tertipu Cewek Fiktif Rp 3,5 Miliar
    Kenapa Anggota Brimob Rizky Dikeroyok Hingga Tewas  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?