Kamis, 21 Juni 2018

Mengapa Habibie Yakin Malaysia Airlines Meledak?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BJ Habibie. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    BJ Habibie. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden BJ Habibie menyakini pesawat MH370 Malaysia Airlines meledak di udara. Ahli dirgantara itu juga memprediksi pesawat nahas itu meledak di udara di atas ketinggian 33.000 kaki dari permukaan laut alias 10 kilometer.

    "Saya yakin pesawat yang dicari itu tidak akan ditemukan karena pesawat terbang itu meledak berkeping-keping di atas ketinggian 10 kilometer," kata Habibie, di Jakarta, Kamis, 20 Maret 2014.

    Apa yang menjadi pertimbangan Habibie menyakini spekulasi itu? Menurut Habibie, seperti dilansir Antara, ledakan itu disebabkan kebocoran tangki bahan bakar yang ada di sayap pesawat. Namun, penyebab utama ledakan dapat diketahui dari kotak hitam (black box) pesawat tersebut.(baca: Plinplan Soal MH370, Malaysia Diejek Publik Cina)

    "Saya tak bisa katakan apakah disebabkan dari sayap atau mesin pesawat karena kasihan pada pihak yang membuat komponen tersebut," ujarnya.

    Habibie memperkirakan pilot Malaysia Airlines itu tidak sempat menyampaikan terjadinya ketidakberesan dalam pesawat tersebut karena dalam waktu singkat harus mencari lapangan terdekat untuk mendaratkan pesawat. (baca:MH370 'Sembunyi' di Balik Pesawat Lain?)

    "Namun, dia (pilot) baru melihat deteksi pada monitor lalu meledak. Mungkin karena itu pilot Malaysia Airlines tidak sempat mengontak dan tidak sempat melaporkan kondisi SOS," ujarnya.(baca: MH370 Tak Upgrade Aplikasi Seharga Rp 113 Ribu)

    Habibie menilai kalau spekulasi pesawat MH 370 Malaysia Airlines berubah arah kemungkinan besar pilot melihat pada board glass ada informasi mengenai sesuatu yang tidak beres di pesawat.

    Namun, apa yang sebenarnya terjadi pada pesawat tersebut bisa diketahui dari kotak hitam. Maka, kotak hitam itu harus ditemukan terlebih dahulu. (baca: Puing Ditemukan, Pencarian MH370 Masih Menantang)

    Menurut Habibie, apabila analisisnya benar, yaitu meledak di udara, maka keping pesawat Malaysia Airlines akan terlempar ke berbagai arah.

    "Apabila pesawat itu meledak di ketinggian 10 kilometer, maka hancur berkeping-keping dan terlempar tidak ke satu arah," katanya.

    AW | ANT

    Terpopuler

    MH370 'Sembunyi' di Balik Pesawat Lain?
    Radar Jindalee Temukan Dua Puing Diduga MH370
    Australia Temukan Obyek Diduga MH370
    Puing Ditemukan, Pencarian MH370 Masih Menantang


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet Penanggung Beban Paling Besar di Piala Dunia 2018

    Lembaga CIES Football Observatory membandingkan angka transfer pemain bola top dengan nilai tim negaranya di Piala Dunia 2018. Ini temuan mereka.