Singapura Larang Pesta Kaum Gay

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Singapura:Pemerintah Singapura tidak mengizinkan semua pesta kaum gay dimuka umum meskipun mendapat sambutan yang baik dari kaum homoseksual di masyarakat. Penolakan ini dikeluarkan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Senin (20/120) di Singapura. Sebelumnya, pemerintah Singapura telah menolak permohonan yang diajukan sebuah situs kaum gay terbesar di Asia: Fridae.com untuk menggelar pesta gay semalam suntuk yang diberi nama: Snowball 04 Party pada hari Natal tahun ini. "Pesta itu bertentangan dengan kepentingan umum," kata Lee seperti dikutip dari harian Straits Times. Padahal, tahun-tahun sebelumnya, pemerintah Singapura telah memberikan restu bagi penyelenggaraan pesta kaum homoseksual tersebut. Menurut Lee, izin pesta itu dikeluarkan bukan semata-mata ditujukan kepada kaum gay. "Ketika pestanya berlangsung ternyata diluar apa yang kami diperkirakan sebelumnya," katanya.Singapura seperti diketahui menggelar acara pesta dansa setiap bulan Agustus untuk memeriahkan Hari Kemerdekaannya yang juga diorganisir Fridae.com di pulau Sentosa. Acara itu menarik ribuan kaum gay dari berbagai tempat, namun tetap terbuka bagi semua orang. Adanya pesta di Sentosa itu membuat Singapura dikenal sebagai salah satu tempat wisata utama bagi kaum gay di kawasan Asia. Edy Can-Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.