Prancis Usir 14 Diplomat Libya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Ben Curtis

    AP/Ben Curtis

    TEMPO Interaktif, Paris - Prancis meminta 14 diplomat loyalis pemimpin Libya segera meninggalkan negaranya dalam waktu 48 jam. Demikian keterangan Kementerian Luar Negeri Prancis, Jumat, 6 Mei 2011.

    Juru bicara Kementrian Luar Negeri Prancis yang tak bersedia disebutkan namanya mengatakan, ke-14 orang tersebut adalah "eks-diplomat" yang bekerja untuk Kedutaan Besar Libya. Namun, sesungguhnya mereka sudah tak bekerja sejak sebulan lalu.

    "Keputusan (mengusir mereka) diambil beberapa waktu lalu, tetapi harus melalui proses yang mesti dilalui," kata seorang diplomat Prancis yang meminta namanya tak disebutkan.

    "Banyak orang yang memanfaatkan status diplomat sebagai kedok."

    Dalam sebuah pernyataan, Menteri Luar Negeri menyampaikan bahwa para diplomat tersebut berstatus persona non grata dan diberikan waktu antara 24 hingga 48 jam untuk meningalkan negara.

    Prancis dan Inggris memimpin pasukan NATO menggelorakan perang melawan loyalis Muammar Qadhafi sebagai bagian mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk melindungi warga sipil di sana.

    REUTERS | SFEXAMINER | CA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.