US$ 5,5 Juta dari Australia untuk Bangun Jaringan Anti-Teror

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Perdana Menteri Australia John Howard menawarkan bantuan sebesar AUSD 10 juta (US$ 5,5 juta) kepada Indonesia untuk membangun jaringan anti-teror. Hal ini disampaikan Perdana Menteri Australia John Howard, dalam konferensi pers usai bertemu Presiden Megawati Sukarnoputri di sela-sela konferensi Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC), di Los Cabos, Meksiko, Sabtu (26/10). Dalam pertemuan itu dia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Presiden Megawati karena telah bersedia bekerjasama dengan Australia untuk melacak pelaku peledakan. “Ini juga adalah sebuah kesempatan bagi saya untuk menawarkan AUSD 10 juta untuk membantu mendorong infrastruktur anti-teroris di Indonesia,” ujar Howard menirukan ucapannya kepada Presiden. Ia menambahkan dana bantuan ini nantinya bisa digunakan pula untuk membantu pengamatan anti-teroris, pengamanan bandara, pelabuhan dan tempat-tempat pelayanan masyarakat lainnya. “Saya percaya Indonesia membutuhkan bantuan ini,” katanya sambil menambahkan Australia juga berencana untuk membantu pelayanan kesehatan di Bali. “Saya menawarkan bantuan Australia yang paling mungkin dan tepat. Saya yakin bahwa pesan yang sama akan disampaikan kepada Presiden Megawati dalam pertemuan ini,” tegasnya. (Ucok Ritonga/AFP)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.