Obama: Gabrielle Giffords Telah Membuka Mata

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Barack Obama. AP Photo/Pablo Martinez Monsivais

    Barack Obama. AP Photo/Pablo Martinez Monsivais

    TEMPO Interaktif, Tucson - Presiden Amerika Serikat Barack Obama terbang dari Washington ke Arizona pada Rabu (12/1) waktu setempat. Obama datang ke Arizona untuk menghadiri upacara melepas 6 korban tewas dalam insiden penembakan massal Sabtu lalu yang juga mengakibatkan 13 orang dirawat.  

    Sebelum menghadiri acara tersebut, Obama menyempatkan diri menjenguk anggota kongres Gabrielle Giffords, 40, yang menjadi korban penembakan massal pada Sabtu pekan lalu. "Presiden ingin kunjungannya ini diawali menjenguk Gabrielle Giffords yang dirawat di Universitas Arizona," kata jurubicara Gedung Putih, Robert Gibbs. 

    Setelah menjenguk Giffords, Obama menyampaikan sebuah kabar, "Gabby membuka matanya untuk pertama kali," kata Obama. Obama mengulang pernyataannya sampai beberapa kali. "Dia tahu kami ada di sini, dia tahu kami mencintainya," ujar Obama. 

    Saat Obama menyampaikan kabar ini, sebannyak 14.000 orang ada ruang pertemuan Universitas Arizona, termasuk Michelle Obama yang merangkul suami Gifford, Mark Kelly,  astronot dan Kapten STS-134 Endeavour. Beberapa orang terlihat menangis.   

    Kemarin, Jared Lee Loughner, 22 tahun mulai disidang. Berseragam tahanan, dikawal selusinan polisi kehakiman (US Marshal) dengan tangan diborgol, warga Tucson berkepala plontos itu digiring ke ruang sidang Pengadilan Federal Phoenix. 
     
    Sidang Loughner dilanjutkan 24 Januari mendatang. Loughner kini dikurung di ruang isolasi Penjara Khusus Kehakiman. Dia dikenakan lima dakwaan termasuk diantaranya percobaan pembunuhan dan pembunuhan berencana. Bila terbukti bersalah dia bisa dihukum mati. 

    REUTERS | PEOPLE | PGR 

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.