Haruskan Bayar Pajak, Presiden Disihir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bratara Buzea, 63, penyihir di Romania (Guardian/AP)

    Bratara Buzea, 63, penyihir di Romania (Guardian/AP)

    TEMPO Interaktif, Chitila - Jangan main-main dengan penyihir, bisa-bisa kita menjadi korbannya jika mereka tak suka. Inilah yang terjadi di Rumania. Gara-gara diharuskan membayar pajak untuk pertama kalinya, para penyihir di negara itu bersatu menyihir presiden dan pemerintahnya.

    Kamis pekan lalu, mereka melemparkan itik jantan yang sudah dimanterai ke Sungai Danube untuk menyihir presiden dan pemerintah. Sebelumnya, di Sungai Chitila, Rumania Selatan, penyihir lainnya berkumpul mengelilingi api pada hari Kamis dan melempar jagung ke sebuah sungai es untuk merayakan Epiphany.

    Seperti kebanyakan negara di Asia, warga Rumania sangat mempercayai takhayul. Cerita takhayul bahkan sudah menjadi bagian dari kebudayaan yang berkembang sejak berabad-abad lamanya. 

    Pada abad pertengahan, Rumanialah yang mengilhami cerita "Drakula". Tak hanya warga biasa yang percaya, Presiden Traian Basescu dan ajudannya pun dikenal sangat percaya takhayul. Keduanya kerap menggunakan warna ungu pada hari-hari tertentu untuk menangkal sihir.

    Dalam peraturan baru yang dikeluarkan pemerintah Rumania, penyihir, peramal, dan paranormal wajib membayar pajak. Sebelumnya, kelompok pekerja informal ini tidak masuk daftar wajib pajak. Di bawah undang-undang baru, mereka diwajibkan membayar pajak sebesar 16 persen dari pendapatan mereka dan memberi kontribusi untuk program kesehatan serta pensiun. 

    AP | SUNARIAH

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.