Gozney: Dikhawatirkan Enam Warga Negara Inggris Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Lima hingga enam orang warga negara Inggris dikhawatirkan tewas dalam peristiwa pengeboman di Bali, Sabtu (12/10) malam lalu. Hal itu diungkap Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Richard Gozney, seperti yang dikutip AFP, Senin (14/10) dini hari. “Dikhawatirkan ada enam orang, setelah dua yang positif dikenali jasadnya. Tapi, saya yakin bahwa korban akan bertambah hingga enam orang,” paparnya. Gozney menduga ada 25 orang warga negara Inggris tengah berada di sekitar lokasi kejadian saat bom meledak. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Inggris, Jack Straw, menyebutkan sebanyak satu orang meninggal, dan 40 lainnya mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut. Disebutkan juga, dari 25 orang yang belum ditemukan, 3 di antaranya adalah warga negara Irlandia. Pihak kementerian Inggris telah mengeluarkan pernyataan resmi kepada warga negaranya untuk tidak mengunjungi Indonesia pasca pengeboman. Pernyataan itu menyebutkan “Dalam jangka waktu dekat ini, kami mengimbau agar tidak melakukan perjalanan liburan ke Bali, maupun ke Indonesia.” Beberapa negara Eropa dan juga Amerika Serikat telah melarang warga negaranya untuk berkunjung ke Indonesia. Seperti yang diketahui sebelumnya, bom berkekuatan tinggi meledak di kawasan wisata Jl. Legian, Bali. Akibatnya, hingga saat ini, sebanyak 182 orang dinyatakan tewas, 216 orang lainnya cidera. Sebagian besar korban tewas adalah warga negara Australia. (AFP/Erdian Dharmaputra)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.