Dihukum Karena Ancam Obama dalam Puisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Barack Obama.  REUTERS/Jason Reed

    Barack Obama. REUTERS/Jason Reed

    TEMPO Interaktif, Louisville -Mulutmu, harimaumu. Seorang pria yang mengakui mengancam Presiden Amerika Serikat Barack Obama dalam sebuah puisi diganjar hukuman hampir tiga tahun penjara. Johny Logan Spencer lalu meminta maaf karena menulis puisi itu, yang menggambarkan seorang penembak jitu menembak fatal sang presiden.

    Spencer, 28 tahun, mengatakan di pengadilan federal di Louisville, Kentucky, Senin lalu, bahwa ia marah atas kematian ibunya dan menyalahkan sebuah kelompok supremasi kulit putih yang telah membantunya menghentikan kebiasaan mengkonsumsi obat-obatan.

    Hakim Distrik Amerika Serikat Joseph H. McKinely Jr. menyebut tulisan puisi Spencer suatu hal yang sangat berbahaya. Spencer akan menjalani masa percobaan selama tiga tahun setelah menyelesaikan hukuman 33 bulan. Puisi Spencer yang bertajuk The Sniper itu diunggah di sebuah situs pada 2007 dan diulang dimuat lagi pada 2009 setelah Obama menjadi presiden. 

    AP | Dwi A


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.