Presiden Sarkozy: Kami Akan Berangus Demonstrasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nicolas Sarkozy. REUTERS/Philippe Wojazer

    Nicolas Sarkozy. REUTERS/Philippe Wojazer

    TEMPO Interaktif, Paris -Presiden Prancis Nicolas Sarkozy mulai gusar dengan aksi-aksi demonstrasi. Hari ini dia berjanji akan memberangus para “perusuh” yang menyerang polisi pada sejumlah aksi protes menentang sebuah rancangan menaikkan usia pensiun.

    Dia juga menyatakan langkah blokade penyulingan-penyulingan minyak telah menyebabkan kelangkaan bahan bakar “tak bisa diterima sebuah demokrasi” yang “di sana warga ingin bekerja”. Dia berkukuh adalah “tugasnya” untuk menetapkan reformasi pensiun, meskipun terjadi pemogokan nasional dan demonstrasi berdarah.

    Dalam sebuah konferensi pers di Deauville dengan para pemimpin Rusia dan Jerman itu, Sarkozy bilang angka demografi dan naiknya harapan hidup warga negara telah meningkatkan usia pensiun dari 60 ke 62 tahun sebagai kelumrahan dan menekankan bahwa negara-negara Eropa lain sudah membuat perubahan serupa.

    Sebelumnya, sejumlah maskapai penerbangan telah membatalkan ke Prancis dan polisi bentrok dengan para anak muda pagi tadi sebagai insiden dari pemogokan nasional dan aksi-aksi protes atas RUU yang akan meningkatkan usia pensiun menjadi 62 tahun.

    Para pekerja di sektor-sektor seluruh ekonomi Prancis bergabung dalam pemogokan satu hari pada Selasa (19/10) setelah sepekan terjadi protes para pekerja kilang minyak, mahasiswa dan pegawai operator kereta api SNCF. Lebih dari 200 demonstrasi direncanakan digelar pada hari ini di seluruh Prancis.

    AP | CNN | dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.