Fotografer Pemenang Pulitzer Menggagalkan Perampokan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/San Jose Police Department via the San Francisco Chronicle

    AP/San Jose Police Department via the San Francisco Chronicle

    TEMPO Interaktif, San Jose - Seorang fotografer pemenang hadiah Pulitzer membuat kejutan. Kini yang dibikin bukan foto-foto bidikannya, namuan dia sendiri menjadi pemberitaan karena berhasil menghentikan perampokan bank.

    Komenich, bekerja sebagai profesor di San Jose State, telah meliput banyak peristiwa selama karirnya. Tapi ia menjadi berita pada hari Senin, lalu, ketika ia menghenti sebuah perampokan bank dan membekap pelakunya sampai tak berdaya.

    Kini, Komenich bekerja sebagai Asisten Profesor dari New Media di San Jose State, memiliki karir panjang dan terhormat sebagai seorang jurnalis foto. Ia memenangkan Penghargaan Pulitzer pada tahun 1987 untuk foto yang diambilnya di Filipina ketika meliputi kudeta Presiden Ferdinand Marcos.

    Pria berusia 53 tahun yang tinggal di Mill Valley ini juga menghabiskan waktu bekerja sebagai staf fotografer untuk Examiner San Francisco dan San Francisco Chronicle. Selain sebagai fotografer, dia juga sebagai pendidik. "Untuk hari ini, seseorang harus ada di sana untuk menceritakannya. Dan aku ingin bercerita," kata Komenich.

    Pada Senin sore, Komenich berada di tengah-tengah cerita yang berbeda. Dia berada bank di pusat kota San Jose cabang Wells Fargo. Dia berdiri di barisan untuk menunggu mentransfer uang. Profesor itu mendengar sebuah percakapan yang melibatkan orang di sebelahnya.

    "Dia berkata, 'Aku punya pistol. Berikan saya uang.' Teller itu menatapnya dan berkata "Ayo, Anda tidak benar-benar ingin melakukan ini, kan'"? papar Komenich.

    Sebuah kamera keamanan di dalam Wells Fargo mencatat pria yang kemudian diidentifikasi sebagai polisi Victor Fernandes membawa uang kas di tangan. Enam detik kemudian, orang yang selama beberapa dekade terakhir dikenal disleuruh dunia karena bidikan fotonya dari seluruh dunia membuat gerakan cepat. Fernandes disambar dan dicengkeram ketat.

    "Benar saja, (tangannya) mulai meraih ke bawah dan saya pikir dia mungkin akan mengambil pistol," kata Komenich. "Jadi aku memutuskan (membekapnya) karena tidak ada polisi, kupikir aku akan memeluknya seperti beruang tua kepadanya. Dan itulah bagaimana kita berdiri selama sekitar empat menit."

    Polisi San Jose mengatakan, Komenich yang bertubuh tinggi besar –seperti beruang—menunjukkan ketenangan luar biasa dalam kejadian itu. Bayangkan saja, Komenich mempunyai postur denan tinggi 1,88 meter dan berat 120 kilogram. "Aku sebenarnya cukup terkejut melihat betapa tenang ia muncul dalam foto-foto," kata Polisi San Jose Sgt. Ronnie Lopez.

    "Ini merupakan hal yang aneh, karena banyak teman-teman wartawan foto saya berkata 'Apakah Anda mendapatkan gambar?,'" Kata Komenich. "Dan, jujur, saya pikir gambar terbaik ada di salah satu dari kamera bank itu."

    Komenich mengatakan polisi akhirnya tiba dan dia mengkhiri pelukan beruangnya selama empat menit. Dia kemudian kembali ke teller untuk menyelesaikan transaksi nya. Selain menangkap Fernandes, polisi juga menangkap dua kaki tangannya, Johnnie Dale Gray, 49 tahun, dan Tamara Leeann Kennert (40).

    KTVU.COM| AP| NUR HARYANTO

     

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.