Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pemilihan Presiden Iran Akan Berlangsung Jumat, Begini Prosesnya

Editor

Ida Rosdalina

image-gnews
Spanduk calon presiden Saeed Jalili terpampang saat acara kampanye di Teheran, Iran, 24 Juni 2024. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
Spanduk calon presiden Saeed Jalili terpampang saat acara kampanye di Teheran, Iran, 24 Juni 2024. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, JakartaRakyat Iran akan memberikan suara dalam pemilihan presiden pada Jumat, 28 Juni 2024, untuk memilih pengganti Ebrahim Raisi setelah kematiannya dalam sebuah kecelakaan helikopter, sebuah kontes yang akan didominasi oleh kelompok garis keras keamanan yang memiliki pandangan anti Barat yang tidak kenal kompromi.

Presiden menjalankan negara sehari-hari, tetapi kekuasaan nyata pada isu-isu seperti program nuklir Iran dan kebijakan luar negerinya tetap berada di tangan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang menurut para analis mencari seorang presiden yang sangat setia dan dapat dipercaya.

Berikut ini adalah rincian dari proses pemungutan suara dalam pemilihan presiden Iran:

  • Lima tokoh garis keras dan satu tokoh moderat yang tidak terlalu radikal dinyatakan lolos untuk mencalonkan diri sebagai presiden oleh badan pengawas konstitusional garis keras Iran, Dewan Wali, dari 80 orang yang mendaftarkan diri untuk mengikuti pemilihan tersebut.
  • Dewan tersebut, yang menyaring para kandidat berdasarkan kualifikasi politik dan keislaman mereka, adalah sebuah panel beranggotakan 12 ulama yang ditunjuk oleh Pemimpin Tertinggi dan para ahli hukum Islam yang dicalonkan oleh kepala kehakiman dan disetujui oleh parlemen.
  • Untuk memenuhi syarat sebagai kandidat, calon presiden harus berasal dari Iran dan merupakan warga negara Iran, dianggap sebagai tokoh politik atau agama yang terhormat, dan memiliki catatan kesalehan dan kesetiaan yang tak tercela kepada Republik Islam.
  • Dewan Wali melarang perempuan untuk mencalonkan diri sebagai presiden, meskipun beberapa ulama terkemuka dan pengacara hak asasi manusia berpendapat bahwa konstitusi tidak mengecualikan mereka.
  • Semua warga Iran yang berusia di atas 18 tahun dapat memberikan suara, yang berarti lebih dari 61 juta dari lebih dari 85 juta penduduk Iran memenuhi syarat untuk memberikan suara.
  • Semua suara akan dihitung secara manual sehingga hasil akhir mungkin baru akan diumumkan setelah dua hari, meskipun sebagian hasil mungkin akan muncul lebih cepat.
  • Jika tidak ada kandidat yang memenangkan setidaknya 50 persen plus satu suara dari seluruh surat suara yang diberikan, termasuk suara kosong, maka akan diadakan putaran kedua antara dua kandidat teratas pada Jumat pertama setelah hasil pemilihan diumumkan.
Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

REUTERS

Pilihan Editor: Lebih dari 20.000 Anak Terkubur, Terperangkap, Ditahan, Hilang di tengah Perang Gaza

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Presiden Terpilih Iran Siap Dialog Konstruktif dengan Eropa

4 jam lalu

Kandidat presisen Iran Masoud Pezeshkian. REUTERS
Presiden Terpilih Iran Siap Dialog Konstruktif dengan Eropa

Presiden terpilih Iran Masoud Pezeshkian berharap dapat meningkatkan hubungan dengan negara-negara Eropa


Presiden Terpilih Iran Yakin Palestina Akan Menang Lawan Israel

2 hari lalu

Kandidat presiden Iran Masoud Pezeshkian melambai ke arah kerumunan saat pemilihan presiden putaran kedua antara dia dan Saeed Jalili, di Teheran, Iran, 5 Juli 2024. Saeed Zareian/pool/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
Presiden Terpilih Iran Yakin Palestina Akan Menang Lawan Israel

Presiden terpilih Iran Masoud Pezeshkian menyurati petinggi Hamas Ismail Haniyeh untuk menyampaikan dukungan Iran terhadap Palestina.


Presiden Iran Terpilih Tegaskan Tetap Dukung Hizbullah

4 hari lalu

Kandidat presiden Iran Masoud Pezeshkian melambai ke arah kerumunan saat pemilihan presiden putaran kedua antara dia dan Saeed Jalili, di Teheran, Iran, 5 Juli 2024. Saeed Zareian/pool/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
Presiden Iran Terpilih Tegaskan Tetap Dukung Hizbullah

Presiden Iran yang baru menegaskan bahwa negaranya tetap mendukung kelompok Hizbullah dalam perang melawan Israel.


AS Sebut Kebijakan Iran Tak Berubah di Bawah Presiden Baru

4 hari lalu

Kandidat presiden Iran Masoud Pezeshkian melambai ke arah kerumunan saat pemilihan presiden putaran kedua antara dia dan Saeed Jalili, di Teheran, Iran, 5 Juli 2024. Saeed Zareian/pool/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
AS Sebut Kebijakan Iran Tak Berubah di Bawah Presiden Baru

Departemen Luar Negeri AS mengatakan "tidak memiliki ekspektasi apa pun" terhadap kebijakan Iran di bawah pemerintahan presiden terpilih baru, reformis Masoud Pezeshkian.


Iran Tegaskan Saluran Diplomatik dengan Amerika Serikat Terbuka

5 hari lalu

Kandidat presiden Iran Masoud Pezeshkian melambai ke arah kerumunan saat pemilihan presiden putaran kedua antara dia dan Saeed Jalili, di Teheran, Iran, 5 Juli 2024. Saeed Zareian/pool/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
Iran Tegaskan Saluran Diplomatik dengan Amerika Serikat Terbuka

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan saluran diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat tetap terbuka.


Kisah Perjalanan Politik Masoud Pezeshkian, Dokter Bedah yang Jadi Presiden Iran

5 hari lalu

Kandidat presiden Iran Masoud Pezeshkian melambai ke arah kerumunan saat pemilihan presiden putaran kedua antara dia dan Saeed Jalili, di Teheran, Iran, 5 Juli 2024. Saeed Zareian/pool/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
Kisah Perjalanan Politik Masoud Pezeshkian, Dokter Bedah yang Jadi Presiden Iran

Mulanya, Masoud Pezeshkian adalah seorang dokter. Setelah berkecimpung di dunia politik, kariernya terus menanjak hingga terpilih jadi presiden Iran.


Pemimpin Dunia Sambut Kemenangan Masoud Pezeshkian sebagai Presiden Iran

7 hari lalu

Kandidat presisen Iran Masoud Pezeshkian. REUTERS
Pemimpin Dunia Sambut Kemenangan Masoud Pezeshkian sebagai Presiden Iran

Para pemimpin dunia mengucapkan selamat kepada presiden terpilih Iran Masoud Pezeshkian atas kemenangannya dalam pemilu putaran kedua.


Masoud Pezeshkian: Harapan Warga Iran terhadap Seorang Presiden Moderat

7 hari lalu

Kandidat presiden Iran Masoud Pezeshkian melambai ke arah kerumunan saat pemilihan presiden putaran kedua antara dia dan Saeed Jalili, di Teheran, Iran, 5 Juli 2024. Saeed Zareian/pool/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
Masoud Pezeshkian: Harapan Warga Iran terhadap Seorang Presiden Moderat

Presiden terpilih Iran, Masoud Pezeshkian yang moderat, membawa harapan bagi jutaan rakyat Iran untuk mengurangi pembatasan kebebasan sosial.


Masoud Pezeshkian Terpilih Menjadi Presiden Iran

7 hari lalu

Kandidat presiden Iran Masoud Pezeshkian melambai ke arah kerumunan saat pemilihan presiden putaran kedua antara dia dan Saeed Jalili, di Teheran, Iran, 5 Juli 2024. Saeed Zareian/pool/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
Masoud Pezeshkian Terpilih Menjadi Presiden Iran

Masoud Pezeshkian yang moderat dan tidak terkenal telah memenangkan pemilihan presiden putaran kedua di negara itu.


Warga Iran Berikan Suara pada Pilpres Putaran Kedua

8 hari lalu

Warga Iran memasukan surat suara saat Pemilu Presiden di Gedung Diplomatik Iran, Jakarta, Jumat 28 Juni 2024. Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta mengelar pemilihan umum (Pemilu) 2024 untuk memilih presiden baru bagi warga negara mereka yang tinggal di Indonesia, adapun Pemilu Iran diselenggarakan tepat pada 50 hari setelah Presiden Ebrahim Raisi meninggal dalam kecelakaan pesawat pada Mei lalu. ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso
Warga Iran Berikan Suara pada Pilpres Putaran Kedua

Warga Iran memberikan suaranya dalam pemilihan presiden putaran kedua pada Jumat di tengah sikap apatis pemilih dan meningkatnya ketegangan regional.