Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Perang Psikologi dan K-pop: Korea Utara vs Korea Selatan

Editor

Ida Rosdalina

image-gnews
Selebaran anti-Korea Utara yang dirancang oleh kelompok aktivis yang berbasis di Seoul untuk dibawa dengan balon melintasi wilayah Korea Utara, saat berada di Seoul, Korea Selatan, 3 Juni 2024. Kelompok yang memiliki sekitar 30 anggota inti dan didanai oleh keuangan serta sumbangan anggotanya sendiri, sebelumnya tidak merinci kegiatannya kepada media. REUTERS/Kim Hong-Ji
Selebaran anti-Korea Utara yang dirancang oleh kelompok aktivis yang berbasis di Seoul untuk dibawa dengan balon melintasi wilayah Korea Utara, saat berada di Seoul, Korea Selatan, 3 Juni 2024. Kelompok yang memiliki sekitar 30 anggota inti dan didanai oleh keuangan serta sumbangan anggotanya sendiri, sebelumnya tidak merinci kegiatannya kepada media. REUTERS/Kim Hong-Ji
Iklan

TEMPO.CO, JakartaKorea Selatan, Minggu, 9 Juni 2024, bahwa mereka akan melanjutkan siaran pengeras suara di perbatasan yang ditujukan ke Korea Utara untuk pertama kalinya dalam enam tahun terakhir sebagai tanggapan atas peluncuran balon oleh Pyongyang yang mengirimkan sampah ke Korea Selatan.

Berikut ini adalah beberapa fakta mengenai siaran tersebut saat ketegangan kembali meningkat di semenanjung Korea.

Pengeras Suara

Hingga 24 pengeras suara berdaya tinggi ditumpuk di rak stasioner besar setinggi 6 meter dan lebar 3 meter dan diposisikan di lokasi berbeda tepat di selatan pagar kawat berduri yang menandai tepi selatan perbatasan Zona Demiliterisasi.

Unit lainnya dapat dipindahkan dan dipasang di truk.

Militer Korea Selatan mengoperasikan sistem pengeras suara dan siarannya.

Pada output maksimum, pengeras suara memancarkan suara dan musik lebih dari 20 km ke Korea Utara, cukup jauh untuk menjangkau banyak tentara dan warga sipil.

Apa yang dicapai oleh siaran tersebut?

Mantan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye mengatakan pada 2016 bahwa siaran melalui pengeras suara merupakan "bentuk perang psikologis yang paling efektif" dan telah mendorong warga Korea Utara untuk mempertaruhkan nyawa mereka dan membelot ke Korea Selatan.

Para pembelot yang melarikan diri dari Korea Utara telah mendukung pernyataan tersebut.

Militer Korea Selatan menyebut siaran itu sebagai "Suara Kebebasan", dengan empat tema utama: keunggulan demokrasi liberal, sejarah keberhasilan ekonomi Korea Selatan, pembenaran untuk reunifikasi, dan realitas masyarakat Korea Utara.

Berita dunia, komentar tentang sistem politik Korea Utara dan pemimpinnya, serta laporan cuaca dicampur dengan lagu-lagu K-pop, yang menurut beberapa pembelot Korea Utara meninggalkan kesan mendalam bahwa lagu-lagu tersebut sebenarnya tidak memiliki pesan ideologis.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tiga Sikap Korea Selatan atas Kiriman Balon Sampah dari Korea Utara

1 jam lalu

Kantor berita Korsel, Yonhap, melaporkan ratusan balon yang membawa sampah itu melintasi perbatasan kedua negara dan mendarat di berbagai wilayah Korsel sejak Selasa (28/5) malam. Menurut Kepala Staf Gabungan Korsel (JCS), balon-balon itu bahkan mencapai provinsi tenggara Gyeongsang Selatan. South Korean Defence Ministry
Tiga Sikap Korea Selatan atas Kiriman Balon Sampah dari Korea Utara

Korea Selatan merespons kiriman balon sampah dari Korea Utara


BIBI: Karier Penyanyi hingga Perfilman

4 jam lalu

BIBI, penyanyi sekaligus penulis lagu asal Korea Selatan. Foto: Instagram @nakedbibi.
BIBI: Karier Penyanyi hingga Perfilman

BIBI rapper, penyanyi, penulis lagu, dan aktris solo Korea Selatan


Top 3 Dunia: Negara Sulit Dikunjungi Hingga Guterres Sambut Resolusi DK PBB Soal Gaza

5 jam lalu

Warga berkumpul di lokasi gedung rusak yang diduga oleh media Suriah dan Iran sebagai serangan udara Israel terhadap konsulat Iran di ibu kota Suriah, Damaskus, 1 April 2024.  REUTERS/Firas Makdesi
Top 3 Dunia: Negara Sulit Dikunjungi Hingga Guterres Sambut Resolusi DK PBB Soal Gaza

Berita Top 3 Dunia pada Rabu 12 Juni 2024 diawali oleh informasi enam negara di dunia yang sulit dikunjungi, termasuk Korea Utara dan Suriah.


Denmark Larang Ramen Korea Selatan: Terlalu Pedas!

16 jam lalu

Mie instan populer Korea Selatan.
Denmark Larang Ramen Korea Selatan: Terlalu Pedas!

Badan Pengawas Makanan dan Hewan Denmark mengingatkan kembali mie instan Samyang asal Korea Selatan karena terlalu pedas


Pemimpin Oposisi Korea Selatan Didakwa atas Transfer Dana ke Korea Utara

19 jam lalu

Lee Jae-myung, pemimpin oposisi utama Partai Demokrat, menghadiri acara pembubaran kamp pemilihan untuk pemilihan parlemen ke-22 di Seoul, Korea Selatan, 11 April 2024. REUTERS/Kim Hong-Ji
Pemimpin Oposisi Korea Selatan Didakwa atas Transfer Dana ke Korea Utara

Pemimpin oposisi utama Korea Selatan Lee Jae-myung didakwa pada Rabu 12 Juni 2024 atas tuduhan suap dan transfer dana ke Korea Utara


Kesal dengan Forum Indosarang, Jang Hansol Merasa Malu dan Bersalah

22 jam lalu

Jang Hansol, YouTuber asal Korea Selatan yang pernah tinggal di Indonesia, Jang Hansol. Foto: YouTube Korea Reomit
Kesal dengan Forum Indosarang, Jang Hansol Merasa Malu dan Bersalah

YouTuber Jang Hansol memastikan bahwa tindakan rasisme di forum Indosarang tidak mewakili orang-orang Korea Selatan yang tinggal di Indonesia.


Korea Utara hingga Suriah, Inilah 6 Negara yang Sulit Dikunjungi

1 hari lalu

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri upacara peletakan batu pertama pembangunan pabrik di Kabupaten Songchon, Korea Utara, 28 Februari 2024. KCNA via REUTERS
Korea Utara hingga Suriah, Inilah 6 Negara yang Sulit Dikunjungi

Beberapa negara ini memiliki kebijakan visa yang sulit. Akibatnya negara tersebut sulit untuk dikunjungi wisatan atau pelancong.


Hari Ini Jin BTS Selesai Wajib Militer, Penggemar Diminta Tidak Hadir di Lokasi

1 hari lalu

Jin BTS. entertain.naver.com
Hari Ini Jin BTS Selesai Wajib Militer, Penggemar Diminta Tidak Hadir di Lokasi

Jin BTS telah selesaikan tugas wajib militer di Korea Selatan. Guna mencegah munculnya masalah akibat keramaian, penggemar dilarang hadir di lokasi.


Usai Kiriman Balon Sampah Korut, Korea Selatan Lepas Tembakan Peringatan di Perbatasan

1 hari lalu

Sebuah balon yang diyakini dikirim oleh Korea Utara, membawa berbagai benda termasuk benda yang tampak seperti sampah, terlihat di sebuah taman di Incheon, Korea Selatan, 2 Juni 2024. Yonhap via REUTERS
Usai Kiriman Balon Sampah Korut, Korea Selatan Lepas Tembakan Peringatan di Perbatasan

Korea Selatan melepaskan tembakan peringatan setelah sekitar 20 orang tentara Korea Utara melintasi Garis Demarkasi Militer.


Jadi Duta Persahabatan UNESCO, SEVENTEEN Diminta Suarakan Soal Palestina

1 hari lalu

Grup idola K-pop SEVENTEEN. Foto: X/@pledis_17jp
Jadi Duta Persahabatan UNESCO, SEVENTEEN Diminta Suarakan Soal Palestina

Tidak sedikit penggemar yang meminta SEVENTEEN untuk ikut menyuarakan isu tentang krisis kemanusiaan yang sedang terjadi di Palestina.