Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sebagian Besar Anak Muda Inggris Berpikir Israel Seharusnya Tidak Ada

Editor

Ida Rosdalina

image-gnews
Demonstrasi pro-Palestina  di London, Inggris, 21 Oktober 2023. REUTERS/Hannah McKay
Demonstrasi pro-Palestina di London, Inggris, 21 Oktober 2023. REUTERS/Hannah McKay
Iklan

TEMPO.CO, JakartaMayoritas anak muda di Inggris tidak percaya bahwa Israel harus ada, demikian ungkap sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh UnHerd, yang memberikan bukti lebih lanjut bahwa dukungan terhadap negara apartheid telah mencapai rekor terendah. Menurut survei YouGov baru-baru ini, hanya 16 persen masyarakat Inggris yang menyatakan solidaritasnya dengan Israel.

Survei UnHerd mensurvei 1.012 pemilih tentang kebijakan luar negeri. Salah satu temuan yang paling mengejutkan adalah mayoritas generasi muda Inggris tidak percaya bahwa Israel seharusnya ada. Sebanyak 54 persen responden berusia 18-24 tahun berpendapat demikian, sementara hanya 21 persen yang tidak setuju.

Sentimen ini tercermin lebih lanjut dalam pertanyaan lain dari jajak pendapat tersebut, yang menanyakan siapa yang lebih patut disalahkan atas serangan militer Israel terhadap 2,2 juta warga Palestina di Gaza. Setengah dari responden menyalahkan pemerintah Israel, sementara hanya seperempat yang menganggap Hamas bertanggung jawab. Hanya 19 persen yang menanggapi dengan pandangan bahwa semua pihak sama-sama harus disalahkan.

Perubahan luar biasa dalam opini publik ini ditepis oleh UnHerd, sebuah media sayap kanan, dan menganggapnya sebagai salah satu tanda pengaruh TikTok. Alih-alih mengakui perlawanan terhadap serangan militer Israel di Gaza dan keterlibatan mereka dalam apa yang oleh banyak orang dianggap sebagai genosida, pemerintah negara-negara Barat dan media arus utama di kedua sisi Atlantik telah menjadikan raksasa media sosial ini sebagai kambing hitam, dan menggambarkan perubahan tersebut sebagai konspirasi Cina.

Media sosial seperti TikTok juga populer di kalangan tentara Israel karena menampilkan rekaman diri mereka yang menganiaya warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki, dan bahkan melakukan kejahatan perang. Video-video ini telah menjadi fitur kampanye militer Israel, mengungkap radikalisasi pasukan pendudukan dan dehumanisasi Israel terhadap warga Palestina.

UnHerd mengakui bahwa paparan luas mengenai kejahatan Israel di platform media sosial telah memainkan peran penting dalam membentuk opini generasi muda Inggris. Grafik “All Eyes on Rafah” yang dibuat AI disebut telah dibagikan lebih dari 44 juta kali di Instagram, dan konten pro-Palestina telah menjamur di TikTok.

TikTok membantah klaim bahwa platform media sosial Cina tersebut sengaja mempromosikan konten anti-Israel, dengan alasan sikap mayoritas penggunanya adalah anak muda.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Jajak pendapat UnHerd juga menemukan bahwa warga Inggris berusia 18-24 tahun jauh lebih tertarik pada perang di Gaza dibandingkan konflik global lainnya, seperti perang Rusia-Ukraina atau ketegangan antara AS dan Cina. Di antara kelompok usia ini, 38 persen “sangat tertarik” pada Gaza, dan 28 persen “agak tertarik”, dibandingkan dengan 19 persen dan 44 persen yang “sangat” atau “agak tertarik” pada perang di Ukraina.

Ketika perang Israel memasuki bulan kedelapan, opini publik di Inggris perlahan-lahan beralih ke Palestina. Jajak pendapat bersejarah menunjukkan bahwa dukungan rakyat terhadap Israel mencapai titik tertinggi tak lama setelah serangan 7 Oktober, yaitu sebesar 21 persen. Namun, angka ini telah menurun, dengan tingkat dukungan keseluruhan terhadap negara Zionis anjlok menjadi hanya 16 persen, menurut angka YouGov.

Temuan jajak pendapat UnHerd menggarisbawahi perubahan signifikan dalam opini publik Inggris, khususnya di kalangan generasi muda, mengenai konflik Palestina-Israel dan keberadaan negara Israel. Ketika perang terus berlanjut dan komunitas internasional mencari penyelesaian, perubahan sikap ini kemungkinan besar akan memainkan peran yang semakin penting dalam membentuk kebijakan luar negeri dan upaya diplomasi Inggris di kawasan.

MIDDLE EAST MONITOR

Pilihan Editor: Israel Bunuh Lagi Jenderal Iran di Suriah, Bos Garda Revolusi Bersumpah Membalas

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mengapa Israel Terus Menyerang Gaza Ketika Perundingan Gencatan Senjata Berlangsung?

3 jam lalu

Suasana kamp tenda di daerah Al-Mawasi yang hancur pasca serangan Israel di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza 13 Juli 2024. REUTERS/Hatem Khaled
Mengapa Israel Terus Menyerang Gaza Ketika Perundingan Gencatan Senjata Berlangsung?

Israel memiliki sejarah dalam menggunakan taktik ini untuk memberikan tekanan kepada lawan-lawannya dan bertindak tanpa hukuman.


Profil Gus Yahya, Ketua PBNU yang Minta Maaf Usai 5 Kadernya Bertemu Presiden Israel

3 jam lalu

Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf memberikan sambutan di acara Halalbihalal dan Silaturahmi, Senen, Jakarta, Minggu, 28 April 2024. Ketua PBNU Yahya Cholil mengatakan bahwa NU berpolitik demi kemasalahatan bangsa, dan akan bersama Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk membantu ptogram pemerintah. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Profil Gus Yahya, Ketua PBNU yang Minta Maaf Usai 5 Kadernya Bertemu Presiden Israel

Ketua PBNU Gus Yahya meminta maaf usai lima orang kader NU bertemu dengan Presiden Israel. Ini profil lengkap Gus Yahya.


4 Pernyataan Publik Nahdlatul Ulama Soal 5 Kader Bertemu Presiden Israel

5 jam lalu

Lima warga Nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog
4 Pernyataan Publik Nahdlatul Ulama Soal 5 Kader Bertemu Presiden Israel

Nahdlatul Ulama akan memberi sanksi kepada salah satu kader yang bertemu dengan Presiden Israel


Top 3 Dunia: Kota Beirut Termahal di Arab, Pelabuhan Israel Bangkrut

8 jam lalu

Seorang wanita menuliskan nama para korban ledakan pelabuhan 4 Agustus di sejumlah balon dalam upacara untuk memperingati peristiwa tersebut di Beirut, Lebanon, 4 Oktober 2020. Dua ledakan mengguncang Pelabuhan Beirut pada 4 Agustus, menghancurkan sebagian kota dan menewaskan sekitar 190 orang serta melukai sedikitnya 6.000 lainnya. Xinhua/Bilal Jawich
Top 3 Dunia: Kota Beirut Termahal di Arab, Pelabuhan Israel Bangkrut

Top 3 dunia kemarin adalah kota Beirut menjadi kota termahal di Arab, pandangan politik JD Vance hingga pelabuhan Israel bangkrut.


Profil 5 Kader NU yang Bertemu dengan Presiden Israel

9 jam lalu

Konferensi pers PBNU mengenai lima Nahdliyin bertemu Presiden Israel di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa, 16 Juli 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
Profil 5 Kader NU yang Bertemu dengan Presiden Israel

Profil lima anggota NU yang bertemu dengan Presiden Israel


Penelusuran Tempo Soal Alamat Organisai Lobi Israel yang Disebut Gus Yahya Catut Nama NU

16 jam lalu

Ketua RT Dede Kusnaedi ketika dikonfirmasi terkait kantor Rahim di wilayahnya, Depok, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Penelusuran Tempo Soal Alamat Organisai Lobi Israel yang Disebut Gus Yahya Catut Nama NU

Alamat kantor organisasi lobi Israel yang disebut Gus Yahya mencatut nama NU berada di Depok, Jawa Barat. Tempo menelusuri alamat itu.


Militer Israel Lanjutkan Serangan di Gaza

16 jam lalu

Sejumlah pria membawa pengungsi  yang terluka pasca serangan Israel di daerah Al-Mawasi di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza 13 Juli 2024. REUTERS/Hatem Khalederah A
Militer Israel Lanjutkan Serangan di Gaza

Militer Israel kembali menghujani wilayah tengah Gaza dengan bom pada Rabu, 17 Juli 2024, termasuk ke Rafah.


Israel Terus Serang Gaza, 81 Orang Tewas dalam 24 Jam Terakhir

16 jam lalu

Warga Palestina membawa putrinya pasca serangan udara Israel pada sebuah sekolah PBB yang menampung para pengungsi, di tengah konflik Israel-Hamas, di Nusairat di Jalur Gaza tengah, 14 Juli 2024. REUTERS/Ramadan Abed
Israel Terus Serang Gaza, 81 Orang Tewas dalam 24 Jam Terakhir

Serangan Israel ke Gaza terus berlangsung. Hingga hari ini, lebih dari 38.000 rakyat Palestina menjadi korban jiwa.


Hizbullah Ancam Serang Permukiman Jika Israel Terus Gempur Lebanon

17 jam lalu

Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah berbicara selama siaran televisi Al-Manar, Lebanon, 5 Januari 2020.[Al-Manar]
Hizbullah Ancam Serang Permukiman Jika Israel Terus Gempur Lebanon

Hizbullah mengancam akan menyerang permukiman Israel. Ancaman ini tak pernah diungkapkan sebelumnya.


Trump Kini Dukung TikTok, Dulu Sempat Sebut Sebagai Ancaman

18 jam lalu

Calon presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump saat menghadiri Hari ke-1 Konvensi Nasional Partai Republik (RNC), di Fiserv Forum di Milwaukee, Wisconsin, AS, 15 Juli 2024.  REUTERS/Mike Segar
Trump Kini Dukung TikTok, Dulu Sempat Sebut Sebagai Ancaman

Donald Trump sempat menyebut TikTok sebagai ancaman, kini dia punya akun di media sosial asal Cina tersebut.