Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Selandia Baru Butuh Belanja Lebih Banyak untuk Pertahanan

Reporter

Editor

Ida Rosdalina

image-gnews
Iklan perekrutan Angkatan Laut Selandia Baru ditampilkan di Wellington, Selandia Baru, 7 Desember 2022. REUTERS/Lucy Craymer
Iklan perekrutan Angkatan Laut Selandia Baru ditampilkan di Wellington, Selandia Baru, 7 Desember 2022. REUTERS/Lucy Craymer
Iklan

TEMPO.CO, JakartaSelandia Baru menghadapi lingkungan strategis yang paling menantang dalam beberapa dekade di tengah persaingan kekuatan besar dan dengan militer yang tidak cocok untuk tantangan di masa depan, menurut tinjauan pemerintah yang tidak memiliki rencana konkret untuk membalikkan keadaan.

Pemerintah, Jumat, 4 Agustus 2023,  mempresentasikan strategi keamanan nasional pertamanya, bersamaan dengan tahap pertama tinjauan pertahanan. Tinjauan tersebut menguraikan bagaimana Selandia Baru perlu membelanjakan lebih banyak untuk militernya dan memperkuat hubungan dengan negara-negara di Indo-Pasifik untuk membantu menghadapi tantangan perubahan iklim dan persaingan strategis antara Barat, serta China dan Rusia.

"Ancaman yang dihadapi Selandia Baru menjadi lebih kompleks dan lebih menantang," kata Menteri Pertahanan Selandia Baru Andrew Bridgman dalam pidato peluncuran tersebut.

"Kami akan terus memenuhi permintaan hari ini dengan kekuatan yang kami miliki, namun dalam waktu dekat, kami perlu mengorientasikan diri ke masa depan yang muncul dan konteks yang berkembang."

Namun, keputusan apa pun tentang peningkatan anggaran pertahanan - saat ini sekitar 1% dari PDB - atau peningkatan peralatan tidak akan dilakukan hingga dokumen lebih lanjut dirilis pada 2024.

Reuben Steff, seorang dosen senior kebijakan luar negeri dan keamanan global di University of Waikato mengatakan bahwa dokumen tersebut memberikan pemahaman tentang kerangka kerja konseptual tetapi menghambat keputusan yang sebenarnya.

Pemerintah mungkin mencoba memberikan waktu kepada publik untuk memahami parahnya situasi dan tren yang muncul sehingga ketika atau jika mereka mengumumkan peningkatan pengeluaran, mereka akan memiliki izin sosial untuk melakukannya, katanya.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


7 Tips Road Trip di Selandia Baru

12 jam lalu

Danau Pukaki, Canterburry, Selandia Baru. (Foto: Miles Holden)
7 Tips Road Trip di Selandia Baru

Agar road trip di Selandia Baru seru dan berkesan ada beberapa tips yang perlu diingat


10 Destinasi Wisata Instagrammable di Selandia Baru

14 jam lalu

Taman Nasional Abel Tasman. Foto: Black Pete
10 Destinasi Wisata Instagrammable di Selandia Baru

Baru pertama kali ke Selandia Baru? Simak rekomendasi destinasi wisata Instagrammable berikut ini


China Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Mengawasi Ujian Nasional Gaokao

1 hari lalu

Ilustrasi kecerdasan buatan atau AI. Dok. Shutterstock
China Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Mengawasi Ujian Nasional Gaokao

Sejumlah provinsi di China telah mulai menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk memantau ujian masuk perguruan tinggi nasional, atau gaokao.


PT INKA Ekspor Gerbong Kereta ke Selandia Baru

4 hari lalu

Pembuatan gerbong kereta di pabrik PT Industri Kereta Api (INKA). TEMPO/Ishomuddin
PT INKA Ekspor Gerbong Kereta ke Selandia Baru

PT INKA (Persero) dan anak usahanya, PT INKA Multi Solusi mengirim gerbong kereta ke Selandia Baru.


Rekap Hasil Indonesia Open 2024: Liang Wei Keng / Wang Chang Bawa China Borong 4 Gelar, Korea 1

6 hari lalu

Pebulu tangkis ganda putra Liang Wei Keng/Wang Chang berpose setelah mempersembahkan gelar keempat bagi China di Indonesia Open, seusai mengalahkan wakil Malaysia Man Wei Chong/Kai Wun Tee dengan skor 19-21, 21-16, 21-12 pada final di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (9/6/2024). (ANTARA/Ho/PBSI).
Rekap Hasil Indonesia Open 2024: Liang Wei Keng / Wang Chang Bawa China Borong 4 Gelar, Korea 1

Pasangan ganda putra, Liang Wei Keng / Wang Chang, melengkapi dominasi wakil China di Indonesia Open 2024. Simak rekap hasilnya.


Road Trip di Selandia Baru Pahami Aturan Berkendara dan Berkemah

9 hari lalu

Mount Aspiring National Park, Selandia Baru. (Foto: Miles Holden)
Road Trip di Selandia Baru Pahami Aturan Berkendara dan Berkemah

Berencana road trip di Selandia Baru? Ketahui beberapa aturan berkendara dan berkemah di sana


5 Tips Memesan Campervan di Selandia Baru

9 hari lalu

Danau Pukaki, Canterburry, Selandia Baru. (Foto: Miles Holden)
5 Tips Memesan Campervan di Selandia Baru

Ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum memulai road trip dengan campervan di Selandia Baru


Panduan Road Trip Bersama Keluarga Jelajahi Selandia Baru Selama 9 Hari

9 hari lalu

Auckland. (dok. Tourism New Zealand)
Panduan Road Trip Bersama Keluarga Jelajahi Selandia Baru Selama 9 Hari

Salah satu cara terbaik untuk bisa melihat berbagai hal di Selandia Baru adalah dengan road trip atau perjalanan darat


Salip Samsung, Huawei Rajai Pasar Ponsel Lipat Fokus pada Model Ponsel 5G

14 hari lalu

Smartphone dengan logo Huawei terlihat di depan bendera AS dalam ilustrasi ini diambil 28 September 2021. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo
Salip Samsung, Huawei Rajai Pasar Ponsel Lipat Fokus pada Model Ponsel 5G

Pendorong utama kesuksesan Huawei di pasar perangkat lipat kalahkan Samsung adalah fokusnya pada model ponsel 5G.


Mengenang Banjir Yangtze 1931, Banjir Bandang di China yang Menewaskan 3,6 Juta Jiwa

31 hari lalu

Warga membersihkan puing-puing bangunan yang hancur akibat banjir bandang di Nagari Bukik Batabuah, Kabupaten Agam, 14 Mei 2024. Warga sudah mulai membersihkan puing-puing, material lumpur dan tumpukan kayu yang memasuki rumahnya, dan hingga saat ini korban meninggal meninggal akibat banjir yang terjadi pada Sabtu 11 Mei 2024 di Sumatra Barat itu sudah mencapai angka 47 orang. TEMPO/Fachri Hamzah.
Mengenang Banjir Yangtze 1931, Banjir Bandang di China yang Menewaskan 3,6 Juta Jiwa

Banjir bandang di Sungai Yangtze pada 1931 merupakan salah satu bencana alam terburuk dalam sejarah China, bahkan di dunia.