Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tak Hanya Mossad, Ini 3 Korps Intelijen Israel yang Memiliki Unit Tarung Terbaik di Dunia

image-gnews
Logo Mossad. i24news.tv
Logo Mossad. i24news.tv
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Selain Mossad, Israel juga memiliki lembaga intelijen lain yang memiliki fokus yang berbeda dengan Mossad. Seperti dilansir dari laman Britannica.com, Israel memiliki 3 lembaga intelijen, yakni Mossad yang fokus ke aktivitas intelijen luar negeri, Shin Bet yang fokus ke keamanan internal, dan Aman yang fokus ke intelijen militer.

Seperti dilansir dari artikel ilmiah yang ditulis oleh Admir Barucija dengan judul “The Historical Evolution of Israeli Intelligence”, menyebut bahwa Aman atau Direktorat Intelijen Militer didirikan pada 1950. Artikel yang dipublikasi pada 2020 tersebut menyebut bahwa Aman dibentuk dari sel Pelayanan Intelijen Haganah yang merupakan lembaga militer milik Yahudi selama masa Mandat Britania.

Direktorat yang saat ini diketuai oleh Mayor Jenderal Tamir Hayman tersebut secara tidak langsung memiliki usia yang sama dengan negara Israel. Selain itu, tujuan utama dari Aman yakni memberikan suplai informasi terhadap pemerintah dan Lembaga Militer Israel atau IDF melalui jalur intelijen terkait peringatan dan bahaya yang mengintai Israel.

Lebih lanjut, seperti dilansir dari laman Idf.il, sebagai upaya untuk menghadapi ancaman dari aksi dan ancaman teroris dari luar, Aman yang merupakan korps intelijen militer harus memiliki sumber daya yang banyak, termasuk perkembangan teknologi. Selain itu, korps intelijen militer Aman terdiri dari 3 unit, yakni unit 8200, unit 9900, dan unit 504, yang masing-masing memiliki fokus yang berbeda.

Dari ketiga unit tersebut, unit 8200 merupakan unit terbesar yang berfokus pada tugas pengumpulan informasi. Selain itu, anggota Aman merupakan tentara yang memiliki wewenang pada aspek pengembangan dan penggunaan alat untuk mengumpulkan informasi, serta melakukan analisis terhadap informasi yang diperoleh dari sumber yang relevan.

Selain 3 unit tersebut, Korps Intelijen Militer Aman juga memiliki unit khusus atau spesial yang disebut dengan Sayeret Matkal. Unit spesial tersebut juga dianggap sebagai salah satu unit tarung terbaik di dunia yang dimiliki oleh Israel. 

Meskipun memiliki fokus terhadap aktivitas intelijen yang berkaitan dengan keamanan. Namun demikian, terdapat beberapa aktivitas lain yang menjadi tanggung jawab dari korps intelijen militer, masih dilansir dari laman yang sama, berikut peran spesifik Aman atau Korps Intelijen Militer.

Mendengarkan

Prajurit IDF yang tergabung dalam Korps Intelijen Militer Aman memiliki tugas untuk melakukan kombinasi terhadap informasi dari bahasa asing. Selain itu, prajurit IDF yang juga memiliki tanggung jawab mendengarkan juga diharuskan memiliki kemampuan untuk melakukan sintesis data.

Penerjemahan Informasi

Selain memiliki tanggung jawab dan kemampuan untuk mendengarkan, tentara IDF yang merupakan bagian dari Korps Intelijen Militer juga diharuskan memiliki kapasitas untuk menerjemahkan informasi yang diperoleh. Namun demikian, tidak hanya melakukan terjemahan dari satu bahasa ke bahasa lainnya, penerjemah dari Korps Intelijen Militer juga harus memiliki kemampuan untuk menguasai alat yang digunakan untuk melakukan seleksi terhadap informasi yang diperoleh.

Deskripsi Gambar Udara

Prajurit IDF yang tergabung di Korps Intelijen Militer juga diharuskan memiliki kemampuan untuk mendeskripsikan berbagai informasi yang diperoleh, termasuk gambar. Namun demikian, keahlian tersebut melibatkan kemampuan untuk menginterpretasikan informasi yang diperoleh udara dan diterjemahkan dalam bentuk peta.

Pilihan Editor: Pasukan Israel Tembak Mati Remaja Palestina di Tepi Barat 

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mantan Diplomat Meksiko Ditangkap di Israel atas Tuduhan Kejahatan Seksual

1 hari lalu

Andrs Roemer Slomianski. Wikipedia
Mantan Diplomat Meksiko Ditangkap di Israel atas Tuduhan Kejahatan Seksual

Penulis dan mantan diplomat Meksiko Andres Roemer, yang menghadapi berbagai tuduhan kejahatan seksual, telah ditangkap di Israel


Rayakan Sukkot, Ratusan Pemukim Israel Serbu Masjid Al Aqsa

2 hari lalu

polisi Israel mengawal pengunjung saat mereka menjelajahi kompleks Al-Aqsa, yang juga dikenal oleh orang Yahudi sebagai Temple Mount, di Kota Tua Yerusalem 17 September 2023. (Reuters)
Rayakan Sukkot, Ratusan Pemukim Israel Serbu Masjid Al Aqsa

Ratusan pemukim Israel yang dikawal militer Israel pada Minggu memaksa masuk kompleks Masjid Al Aqsa


Korban Tewas Ledakan Masjid Pakistan Jadi 59 Orang, Intelijen India Dituding Terlibat

3 hari lalu

Petugas penyelamat membersihkan puing-puing masjid yang rusak, setelah ledakan bom bunuh diri di Hangu, Pakistan, 29 September 2023. REUTERS/Stringer
Korban Tewas Ledakan Masjid Pakistan Jadi 59 Orang, Intelijen India Dituding Terlibat

Pemerintah Pakistan menuduh badan intelijen India terlibat dalam bom bunuh diri di masjid yang menewaskan 59 orang


Iran Luncurkan Satelit Militer Ketiga ke Orbit

4 hari lalu

Rekaman pemerintah Iran menunjukkan roket Zoljanah melakukan peluncuran uji suborbital pertamanya pada Januari 2021. Iran meluncurkan satelit pencitraan Noor 3 ke orbit pada 27 September 2023 di atas roket yang berbeda, Qasem tiga tahap. (Kredit gambar: Pemerintah Republik Islam Iran)
Iran Luncurkan Satelit Militer Ketiga ke Orbit

Satelit pencitraan tersebut telah ditempatkan pada orbit 450 kilometer di atas permukaan Bumi.


Normalisasi Israel - Saudi Tak Akan Perbesar Peluang Palestina Merdeka

5 hari lalu

Seorang anak Palestina duduk diatas tembok bergambarkan gajah di kamp pengungsian Shati, kota Gaza, 19 Desember 2015. Shati menjadi simbol abu-abu kemiskinan yang duhini oleh 87.000 penduduk. AP/Hatem Moussa
Normalisasi Israel - Saudi Tak Akan Perbesar Peluang Palestina Merdeka

Normalisasi hubungan antara Arab Saudi dan Israel tampaknya tidak akan memperbesar peluang Palestina mendapat menjadi negara merdeka dan berdaulat.


Saudi Minta Jaminan Keamanan dari AS sebagai Syarat Hubungan dengan Israel, Palestina Ditinggalkan?

5 hari lalu

Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman menyapa Presiden AS Joe Biden setibanya di Istana Al Salman, di Jeddah, Arab Saudi, 15 Juli 2022. Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS
Saudi Minta Jaminan Keamanan dari AS sebagai Syarat Hubungan dengan Israel, Palestina Ditinggalkan?

Saudi menuntut terbentuknya pakta militer dengan AS sebagai syarat normalisasi hubungan dengan Israel, meski tidak ada konsesi untuk Palestina merdeka


Dokumen Gilchrist Versi Keterlibatan Intelijen Asing dalam Peristiwa G30S 1965

5 hari lalu

Pemberitaan mengenai Dokumen Gilchrist dan hubungannya dengan Subandrio di Canberra Times edisi 3 Oktober 1966. Foto: trove.nla.gov.au
Dokumen Gilchrist Versi Keterlibatan Intelijen Asing dalam Peristiwa G30S 1965

Berbagai versi muncul menjadi latar terjadinya peristiwa G30S yang masa orde disebut G30S/PKI. Salah satunya adanya dokumen Gilchrist. Apa isinya?


Amerika Serikat Berlakukan Bebas Visa Bagi Warga Israel

6 hari lalu

Massa melakukan aksi bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, Jumat, 21 Mei 2021. Dalam aksi tersebut massa mendorong pemerintah Indonesia agar lebih tampil dalam memberikan dukungan untuk kemerdekaan Palestina dan mengutuk keras tindakan kekerasan oleh Israel. TEMPO/Muhammad Hidayat
Amerika Serikat Berlakukan Bebas Visa Bagi Warga Israel

Warga negara Israel bisa bebas mengunjungi Amerika Serikat tanpa harus memiliki visa.


Israel Buka Penyeberangan Gaza, Ribuan Warga Palestina Kembali Kerja Setelah Dua Pekan

6 hari lalu

Pekerja Palestina memasuki penyeberangan Erez yang dibuka kembali ke Israel, setelah Israel mengakhiri larangan pekerja dari Gaza, di Kota Gaza 28 September 2023. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa
Israel Buka Penyeberangan Gaza, Ribuan Warga Palestina Kembali Kerja Setelah Dua Pekan

Sebelumnya, penutupan jalur dipicu oleh protes kekerasan di sepanjang perbatasan Gaza dan Israel.


5 Orang dalam Satu Keluarga Arab Dibantai di Israel, Sudah 180 Korban Tahun Ini

6 hari lalu

Warga menghadiri protes terhadap lonjakan kekerasan terkait kejahatan mematikan di komunitas Arab Israel setelah sebuah keluarga beranggotakan lima orang, ditembak mati di rumah mereka di Basmat Tab'un, Israel utara 27 September 2023. REUTERS /Ammar Awad
5 Orang dalam Satu Keluarga Arab Dibantai di Israel, Sudah 180 Korban Tahun Ini

Satu keluarga Arab, yang terdiri atas lima orang, tewas ditembak di rumah mereka di Israel, sehingga lebih dari 180 korban jatuh sepanjang tahun ini.