Dianggap Fasis, Polandia Larang Peredaran Gambar Che Guevara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Warsawa:Citra ikonik Che Guevara yang diidolakan pelajar di tembok kamarnya dan kaos di seluruh dunia segera dilarang di Polandia di bawah proposal bahan yang dianggap melanggar hukum, yang mendorong 'fasisme dan sistem totaliter.

    Menteri Persamaaan Polandia, Elzbieta Radziszewska, ingin memperluas larangan diproduksinya fasis dan propaganda, termasuk pakaian dan apapun yang bisa mendorong gambar yang berhubungan sistem totaliter.

    Siapapun yang bersalah terancam hukuman dua tahun penjara. Radziszewska mengatakan bahwa proposal yang ingin mengamandemen undang-undang yang kini berlaku “akan membantu pihaknya memerangi rasisme.”

    Proposal itu, yang akan menghilangkan pemimpin komunis dalam sejarah seperti Lenin dan Trotsky dari kaos dan bendera, merefleksikan pandangan Polandia tentang komunis jauh dari citra romantis yang banyak ditemukan dalam khazanah barat.

    Setelah mengalami 40 tahun masa komunis, juga ketakutan akibat pendudukan Nazi, beberapa warga Polandia merasa cemas berada di bawah hukum yang dianggap tidak pantas tersebut.

    “Komunisme itu menakutkan, sistem pembunuhan yang mencabut nyawa jtaan orang,” tegas Profesor Wojciech Roszkowski, sejarawan terkenal Polandia dan anggota dari Parlemen Eropa.

    “Ini sama seperti dengan Sosialisme Nasional, dan tidak ada alasan untuk menjalankan dua sistem itu, serta simbol, secara berbeda. Pemujaan terhadap komunisme dan Nazi harus dilarang.”

    TELEGRAPH | BAGUS WIJANARKO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.