Ramalan Nostradamus 2023: dari Inflasi, Bencana Alam, Hingga Perang

Reporter

Anastasia berdiri di samping karya seni seniman jalanan  Tvboy di pusat kota, di tengah serangan Rusia di Ukraina, di Bucha, di luar Kyiv, Ukraina 29 Januari 2023. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Anastasia berdiri di samping karya seni seniman jalanan Tvboy di pusat kota, di tengah serangan Rusia di Ukraina, di Bucha, di luar Kyiv, Ukraina 29 Januari 2023. REUTERS/Valentyn Ogirenko

TEMPO.CO, Jakarta - Nama Nostradamus mungkin cukup familiar bila dikaitakan dengan sebuah ramalan masa depan. Sosok bernama lengkap, Michel de Nostredame merupakan apoteker, sekaligus dokter asal Prancis yang terkenal dengan buku ramalannnya berjudul “Les Prophéties”. Buku tersebut berisi 942 syair puitis yang dianggap sebagai prediksi masa depan.

Melalui karyanya, ramalan Nostradamus diklaim cukup akurat, diantaranya eksekusi Charles I, Kebakaran Besar London, Revolusi Prancis, kebangkitan serta kejatuhan Hitler dan Napoleon, pembunuhan John F. Kennedy dan Benazir Bhutto, serangan 9/11, pembunuhan massal di Paris tahun 2015, hingga pandemi Covid-19.

Pengikut setia buku Les Prophéties mengklaim bahwa hampir 70 persen ramalannya terbukti benar. Lantas, siapa Nostradamus dan apa ramalannya untuk 2023?


Nostradamus, Peramal yang Memproklamirkan Dirinya Sendiri

Michel de Nostradame lahir di tengah keluarga Katolik. Namun, ia mengklaim naluri alamiahnya dalam bernubuat (meramal) diwarisi dari nenek moyang beragama Yahudi. Nostradamus bekerja sebagai apoteker keliling, merawat korban wabah, dan terkenal dengan “pil mawar” buatannya.

Nostradamus hidup di masa ketika mesin cetak baru ditemukan. Dari situ, banyak ide-ide yang berkembang pesat. Terjadi berbagai perbedaan pendapat namun kemampuan Nostradamus dalam meramal disambut baik oleh banyak orang. Sejak 1550, Nostradamus memanfaatkan keadaan itu untuk menghasilkan almanak tahunan yang berisi ribuan ramalan masa depan. Itulah alasan dibalik perubahan namanya menjadi “Nostradamus”.


Ramalan Nostradamus Hanya Halusinasi?

Pada 1555, Nostradamus menerbitkan Les Prophéties dengan tujuan menulis ramalan masa depan dunia lewat 1.000 syair. Ada sebuah laporan yang menyatakan bahwa beberapa dari ramalan itu ditulis saat Nostradamus sedang mabuk pala. Jika diminum dalam dosis besar, pala dapat menyebabkan halusinasi.

Nostradamus memang kerap dilihat oleh banyak orang sebagai orang gila. Sebuah publikasi berjudul “First Invective of the Lord Hercules the Frenchman Against Monstradamus” pada 1558 mengklaim bahwa Nostradamus adalah orang idiot, bodoh, gila, dan hanya meneriakkan omong kosong fantasinya.

Walau demikian, ketenaran Nostradamus terus tumbuh. Ia bahkan menjadi teman dekat Ratu Prancis Catherine de Médici yang kematian suaminya, Henry II, pernah ia prediksi.


Nostradamus Meramalkan Kematiannya Sendiri

Banyak pendapat bahwa Nostradamus meramalkan kematiannya sendiri pada 1566. Namun, ia membuat prediksi itu satu hari sebelum meninggal terbaring di tempat tidur karena radang sendi, edema, dan arteriosklerosis.

Memang, ada sejumlah peristiwa yang Nostradamus ramal benar-benar terjadi beberapa hari setelahnya. Nostradamus juga pernah menulis “prediksi” peristiwa yang telah terjadi, membuat akurasi ramalannya semakin dianggap luar biasa.








BI Proyeksi Inflasi IHK Turun ke 3,5 Persen Setelah September

12 jam lalu

Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia saat menjadi pembicara kunci dalam diskusi bertajuk
BI Proyeksi Inflasi IHK Turun ke 3,5 Persen Setelah September

BI memproyeksikan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) akan turun ke level di bawah 4 persen setelah bulan September.


Jokowi Tekankan Pentingnya Energi Murah, Pengamat: Seharusnya Energi Baru Terbarukan

23 jam lalu

Ilustrasi instalasi pembangkit listrik tenaga surya yang terpasang di atap SPBU Pertamina.[ANTARA/Pertamina]
Jokowi Tekankan Pentingnya Energi Murah, Pengamat: Seharusnya Energi Baru Terbarukan

Pengamat ekonomi energi dari UGM merespons pernyataan Presiden Jokowi dalam penyusunan RPJPN 2025-2045 soal pentingnya sumber energi murah.


Mendagri Tito Instruksikan Pemda Perbanyak Bansos dari Tunai hingga Sembako selama Ramadan

2 hari lalu

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian saat membuka acara Integrated Technology Event (ITE) 2022 di Hall A Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (5/10/2022).
Mendagri Tito Instruksikan Pemda Perbanyak Bansos dari Tunai hingga Sembako selama Ramadan

Mendagri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (pemda) untuk memperbanyak pemberian bantuan sosial atau bansos selama Ramadan.


Bapanas: Bansos Daging Ayam dan Telur Diberikan ke 1,46 Juta Masyarakat Berisiko Stunting

3 hari lalu

Pengurus RT mengumpulkan sembako Bantuan Pangan Non Tunai (BSNT) untuk dibagikan ke penerima manfaat di desa Pabean udik, Indramayu, Jawa Barat, Selasa, 13 Juli 2021. Kementerian Sosial telah mencairkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 18,8 juta penerima manfaat seiring diberlakukannya PPKM Darurat. ANTARA/Dedhez Anggara
Bapanas: Bansos Daging Ayam dan Telur Diberikan ke 1,46 Juta Masyarakat Berisiko Stunting

Bapanas mengumumkan bantuan sosial atau bansos berupa daging ayam dan telur segera digelontorkan.


Pemerintah Segera Bagikan Bansos 10 Kilogram Beras, Bapanas: Saat Ini Sedang Dikemas Bulog

3 hari lalu

Sejumlah warga antre untuk mendapatkan bantuan beras bansos PPKM di kawasan Sukatani, Tapos, Depok, Jawa Barat, Kamis, 19 Agustus 2021. Pemerintah melalui Kementerian Sosial melanjutkan program Bantuan Beras PPKM tahap 2 dengan penerima sebanyak 8,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berupa paket 10kg beras. TEMPO/M Taufan Rengganis
Pemerintah Segera Bagikan Bansos 10 Kilogram Beras, Bapanas: Saat Ini Sedang Dikemas Bulog

Pemerintah segera menggelontorkan bantuan sosial (Bansos) 10 kilogram beras untuk 21,353 juta masyarakat berpendapatan rendah.


Harga Emas Dunia Diprediksi Menguat, Begini Kata Analis

6 hari lalu

Ilustrasi Emas Batangan. TEMPO/Tony Hartawan
Harga Emas Dunia Diprediksi Menguat, Begini Kata Analis

PT Laba Forexindo Berjangka memprediksi harga emas menguat di rentang US$ 1.926,10 hingga US$ 2.013,20 per troy ounce hari ini.


Inflasi Inggris Naik Tak Terduga, Bank of England Bakal Naikkan Suku Bunga?

6 hari lalu

Bank of England. AP/Matt Dunham
Inflasi Inggris Naik Tak Terduga, Bank of England Bakal Naikkan Suku Bunga?

Inflasi Inggris naik tidak terduga menjadi 10,4 persen pada Februari. Ini kemungkinan akan mendorong Bank of England atau BoE untuk menaikkan suku bunga pada hari ini.


Naik Rp 13 Ribu, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 1.084.000 per Gram

6 hari lalu

Petugas menunjukkan logam mulia ukuran 25 gram di Butik Emas, Jakatarta, 20 Maret 2018. Harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang (Antam) hari ini naik sebesar Rp2.000 per gram. Tercatat harga emas Antam 1 gram dijual Rp650 ribu per gram. TEMPO/Tony Hartawan
Naik Rp 13 Ribu, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 1.084.000 per Gram

Harga emas Antam naik Rp 13 ribu menjadi Rp 1.084.000 per gram dalam perdagangan hari ini, Kamis, 23 Maret 2023.


Analis Prediksi Harga Emas Melemah, Ini Penyebabnya

7 hari lalu

Ilustrasi Emas Batangan. TEMPO/Tony Hartawan
Analis Prediksi Harga Emas Melemah, Ini Penyebabnya

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan harga emas dunia melemah di rentang US$ 1.903,10 hingga US$ 1.974,10 per troyounce dalam perdagangan hari ini, Kamis, 23 Maret 2023.


Komisi IV DPR Kecewa Kementan Tak Miliki Data Produksi Beras, Hanya Gunakan Data BPS

9 hari lalu

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (tengah) mengikuti rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 7 Juli 2020. Rapat itu membahas program strategis kementrian dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi dampak COVID-19. Tempo/Tony Hartawan
Komisi IV DPR Kecewa Kementan Tak Miliki Data Produksi Beras, Hanya Gunakan Data BPS

Komisi IV DPR RI menyayangkan data produksi beras yang dimiliki oleh Kementan hanya mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS).