12 Negara di Asia Paling Berbahaya untuk Dikunjungi, Indonesia Termasuk

Reporter

Peserta menampilkan kesenian daerah Bali saat karnaval budaya di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Jumat 28 Oktober 2022. Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Sumpah Pemuda, TMII menggelar karnaval kebudayaan yang diikuti oleh seluruh anjungan daerah, museum dan karyawan dengan menggunakan busana adat serta membentangkan wastra khas daerah sebagai wujud keragaman dan kekayaan budaya Indonesia. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

TEMPO.CO, Jakarta - Negara-negara di Asia merupakan magnet yang menarik para wisatawan sehingga masuk dalam daftar negara yang wajib dikunjungi. Namun situs perbandingan asuransi The Swiftest, melansir 12 dari 25 negara berbahaya yang paling mematikan berada di kawasan Asia. 

Baca: Dubai dan Doha Jadi Kota dengan Pengeluaran Wisatawan Tertinggi

Meskipun mendominasi berbagai panduan dan daftar tujuan perjalanan yang harus dikunjungi, negara-negara Asia memiliki indeks keamanan yang buruk menurut The Swiftest. Pemeringkatan ditentukan berdasarkan tujuh faktor yaitu tingkat pembunuhan, tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas, tingkat kematian keracunan, tingkat kematian kondisi tidak sehat, tahun hidup yang hilang karena penyakit menular, tahun hidup yang hilang karena cedera dan risiko bencana alam.

Indonesia termasuk dalam peringkat ke-10 dari 50 negara berbahaya yang masuk kategori mematikan di seluruh dunia. Urutan pertama adalah Afrika Selatan, lalu India, Republik Domika, Mexico, Brasil, Kamboja, Filipina, Arab Saudi dan Vietnam.  Negara Asia lain yang dinilai mematikan adalah Cina, Thailand, Iran, Uzbekistan, Kirgistan, Malaysia, dan Uni Emirat Arab. Sementara Korea Selatan, Jepang, Israel dan Singapura berada di urutan 25 terbawah. 

Dari 50 negara yang paling banyak dikunjungi, India memiliki persentase kematian tertinggi akibat kondisi kebersihan yang buruk (18,6 per 100.000 orang). Kesenjangan kekayaan yang ekstrem di negara itu juga terdaftar sebagai faktor penyebab, dengan perkiraan lebih dari 1,3 miliar orang hidup dalam kemiskinan dan kondisi hidup yang buruk .

Singapura menduduki peringkat sebagai negara teraman, dengan tingkat pembunuhan dan kematian di jalan yang rendah serta risiko bencana alam yang rendah. The Swiftest mengaitkan keamanan Singapura dengan hukuman tinggi untuk kejahatan di negara itu dan pengawasan polisi yang ekstensif.

Negara dengan tingkat pembunuhan tertinggi adalah Filipina dan India yang masuk dalam 10 besar. Enam negara Asia tercatat memiliki persentase kematian tertinggi akibat kondisi kebersihan yang buruk, adalah India, Indonesia, Kamboja, Filipina, Thailand, dan Korea Selatan.

Simak: Kapal Pesiar MV Azamara Quest akan Singgah di Sabang, Perdana Sejak Pandemi

NEXT SHARK | THE SWIFTEST 






ASEAN Tourism Forum di Yogyakarta, Wisatawan Bisa Belajar Membatik Sampai Buat Wayang

6 jam lalu

ASEAN Tourism Forum di Yogyakarta, Wisatawan Bisa Belajar Membatik Sampai Buat Wayang

ASEAN Tourism Forum 2023 ini menjadi ajang strategis mengangkat potensi ekonomi dan wisata Yogyakarta seluas-luasnya kepada dunia internasional.


Sebelum Ada Pesawat, Bagaimana Jemaah Haji Indonesia Berangkat ke Tanah Suci?

11 jam lalu

Sebelum Ada Pesawat, Bagaimana Jemaah Haji Indonesia Berangkat ke Tanah Suci?

Jemaah haji Indonesia yang berangkat ke Tanah Suci sudah ada sejak abad 19 akhir. Mereka menggunakan kapal dagang.


Perusahaan Australia Tawarkan Pembiayaan Motor Listrik Terjangkau di Indonesia

15 jam lalu

Perusahaan Australia Tawarkan Pembiayaan Motor Listrik Terjangkau di Indonesia

Perusahaan fintech Australia SkyCredit Group dilaporkan ingin masuk segmen pembiayaan motor listrik di Indonesia.


Jokowi Beri Arahan ke Sandiaga untuk Capai Target Kunjungan Wisatawan Mancanegara

16 jam lalu

Jokowi Beri Arahan ke Sandiaga untuk Capai Target Kunjungan Wisatawan Mancanegara

Tahun ini, Indonesia menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 7,4 juta serta wisatawan nusantara sebesar 1,4 miliar pergerakan.


JD.ID Tutup, Ini Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan

20 jam lalu

JD.ID Tutup, Ini Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan

Layanan belanja daring atau e-commerce JD.ID secara resmi mengumumkan untuk menutup layanannya di Indonesia pada 31 Maret 2023. Tempo merangkum hal-hal yang perlu diperhatikan terkait tutupnya JD.ID.


Laporan IPCC: Kenaikan Permukaan Air Laut Ancam Status Negara Kepulauan Indonesia

1 hari lalu

Laporan IPCC: Kenaikan Permukaan Air Laut Ancam Status Negara Kepulauan Indonesia

IPCC baru-baru ini melaporkan bahwa permukaan air laut global telah meningkat semakin cepat dan mengancam Indonesia sebagai negara kepulauan


Desa Bandungrejo di Gorontalo Digagas Jadi Tempat Wisata Budaya dan Kuliner Sunda

1 hari lalu

Desa Bandungrejo di Gorontalo Digagas Jadi Tempat Wisata Budaya dan Kuliner Sunda

Tak hanya untuk masyarakat Sunda yang ada di Gorontalo, wisata budaya itu bisa dinikmati oleh wisatawan.


Yogyakarta Siapkan Sederet Event Sport Tourism Sepanjang Februari-Maret

1 hari lalu

Yogyakarta Siapkan Sederet Event Sport Tourism Sepanjang Februari-Maret

Sport tourism merupakan salah satu pendongkrak perekonomian serta meningkatkan jumlah jumlah wisatawan di Yogyakarta.


Yogyakarta Sedang Padat Wisatawan, Konvoi Motor Knalpot Brong Langsung Ditindak Polisi

1 hari lalu

Yogyakarta Sedang Padat Wisatawan, Konvoi Motor Knalpot Brong Langsung Ditindak Polisi

Penindakan motor knalpot brong paling banyak dilakukan antara lain di Jalan Yos Sudarso atau sisi Timur Stadion Kridosono Yogyakarta.


Bawa 124 Wisatawan Asing, Kapal Pesiar MV Ocean Odyssey Sandar di Pelabuhan Kumai

2 hari lalu

Bawa 124 Wisatawan Asing, Kapal Pesiar MV Ocean Odyssey Sandar di Pelabuhan Kumai

Kapal pesiar MV Ocean Odyssey yang sandar itu membawa 124 orang wisatawan mancanegara yang berlayar dari Tanjung Pandan.