Xi Jinping Minta Uni Eropa Tak Keliru Menilai China

Reporter

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berbicara dengan Presiden China Xi Jinping pada KTT Pemimpin G20 di Bali, Indonesia, 16 November 2022. Reuters/Adam Scotti/Prime Minister's Office

TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Xi Jinping menyatakan China akan memperkuat komunikasi dan koordinasi strategis dengan Uni Eropa. Xi berharap Uni Eropa tidak keliru menilai China.

Baca juga: KTT Virtual Uni Eropa-Cina Tidak Akan Membawa Perubahan Mendadak

Pemimpin Komunis China itu bertemu dengan Presiden Dewan Eropa Charles Michel pada Kamis,1 Desember 2022.

Menurut televisi pemerintah China CCTV, Xi mengatakan kepada Michel bahwa dia berharap lembaga-lembaga Uni Eropa dan negara-negara anggota akan membangun persepsi yang objektif dan benar tentang China.

"China akan tetap terbuka untuk perusahaan Eropa, dan berharap UE dapat menghilangkan campur tangan untuk menyediakan lingkungan bisnis yang adil dan transparan bagi perusahaan China," kata Xi kepada Michel dalam sebuah pertemuan di Aula Besar Rakyat di ibu kota China.

Baik Xi maupun CCTV tidak menjelaskan apa yang dia maksud dengan gangguan.

Xi mengatakan China dan UE harus memperkuat koordinasi kebijakan makroekonomi dan keunggulan pelengkap. Kedua pihak juga mau bersama-sama menciptakan mesin pertumbuhan baru dan memastikan keamanan, stabilitas, dan keandalan rantai pasokan industri.

Ketua komite tetap Kongres Rakyat Nasional menyebut, Michel, juga akan bertemu dengan Perdana Menteri Li Keqiang dan Li Zhanshu. Adapun Presiden Dewan Eropa itu hanya melakukan kunjungan satu hari ke China

Kunjungannya dilakukan setelah para pemimpin Eropa menyatakan keprihatinannya pada pertemuan di Oktober tentang ketergantungan ekonomi pada China. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan blok tersebut telah belajar dari ketergantungan pada Rusia dan perlu waspada terhadap China.

Kanselir Jerman Olaf Scholz melakukan kunjungan perdana ke China awal November ini. Gelagat seberapa serius Jerman mengurangi ketergantungan ekonominya sedang sangat disorot.

Baca juga: China dekati Eropa, Xi Jinping Telepon PM Jerman dan Prancis

REUTERS






China Optimistis Pandemi Covid-19 Akan Segera Berakhir

5 jam lalu

China Optimistis Pandemi Covid-19 Akan Segera Berakhir

China yakin pandemi Covid-19 segera berakhir seiring dengan jumlah kasus positif dan kematian yang terus menurun.


Ketika Crazy Rich China Berhamburan ke Singapura

10 jam lalu

Ketika Crazy Rich China Berhamburan ke Singapura

Orang-orang kaya China banyak yang menganggap Singapura ideal untuk memarkir kekayaan mereka dalam bentuk properti.


Tiga Orang Ditikam Pisau di Dekat Markas Uni Eropa Brussels

15 jam lalu

Tiga Orang Ditikam Pisau di Dekat Markas Uni Eropa Brussels

Seorang pria melakukan penyerangan dengan pisau di stasiun metro di Brusel, Belgia dekat markas Uni Eropa Tiga orang terluka.


JD.ID Umumkan Bakal Tutup Permanen, Ini Profilnya

17 jam lalu

JD.ID Umumkan Bakal Tutup Permanen, Ini Profilnya

E-commerce JD.ID mengumumkan akan menutup platformnya secara permanen mulai 15 Februari 2023. Perusahaan ini ternyata anak perusahaan asal Cina, JD.com.


Jepang Terus Pantau Situasi Covid-19 di China

1 hari lalu

Jepang Terus Pantau Situasi Covid-19 di China

Pemerintah Jepang menyatakan akan terus memantau situasi Covid-19 di China.


Jenderal AS Prediksi Paman Sam Bakal Perang dengan China pada 2025

2 hari lalu

Jenderal AS Prediksi Paman Sam Bakal Perang dengan China pada 2025

Pemilihan presiden di AS dan Taiwan pada 2024 memberi kesempatan bagi China untuk mengambil tindakan militer


Daftar Tenaga Kerja Asing Terbanyak di Indonesia, TKA Cina Nomor Satu

2 hari lalu

Daftar Tenaga Kerja Asing Terbanyak di Indonesia, TKA Cina Nomor Satu

Tenaga Kerja Asing manakah terbanyak di Indonesia? TKA Cina di urutan pertama, disusul dari Jepang dan Korea Selatan. Berapa jumlahnya?


AS Unjuk Kekuatan Militer di Laut China Selatan

3 hari lalu

AS Unjuk Kekuatan Militer di Laut China Selatan

Pesawat tempur dan helikopter AS beserta kapal induk USS Nimitz melakukan latihan di Laut China Selatan, yang sebagian besar diklaim China.


Pemerintah Baru Fiji Hentikan Kerja Sama dengan China, Kembali ke Australia

3 hari lalu

Pemerintah Baru Fiji Hentikan Kerja Sama dengan China, Kembali ke Australia

PM Fiji mengatakan pemerintahnya akan mengakhiri pelatihan dan perjanjian pertukaran polisi dengan China.


Uni Eropa Cari Cara Kurangi Masuknya Imigran Ilegal

4 hari lalu

Uni Eropa Cari Cara Kurangi Masuknya Imigran Ilegal

Uni Eropa mulai ruwet karena imigran ilegal mulai membanjiri Benua Biru itu.