25 tahun Lady Diana Berpulang, Segudang Aksi Sosial: Menentang Ranjau Darat hingga Buka Unit Kanker Anak

Putri Diana memegang ranjau darat non-aktif di salah satu koridor keselamatan ladang ranjau di Huambo, Angola, 15 Januari 1997. Putri yang akrab dipanggil Lady Di ini rela berjalan di antara ranjau darat aktif untuk membantu kampanye Palang Merah yang melarang penggunaan ranjau darat di seluruh dunia. REUTERS/Juda Ngwenya

TEMPO.CO, Jakarta - Hari ini, 31 Agustus 2022, merupakan peringatan 25 tahun berpulangnya Lady Diana. Melansir ophradaily.com, sebelum kecelakaan terjadi, Putri Diana tengah berlibur dengan kekasihnya, Dody Fayed pada 30 Agustus 1997.

Setelah menghadiri acara di Hotel Ritz untuk makan malam, keduanya pergi meninggalkan hotel dengan mengendarai mobil bertipe Mercedes Benz W140 S-Class. Kala itu, sang supir, Henri Paul mengendari mobil dengan kecepatan tinggi sehingga mobil menjadi kehilangan kendali dan menabrak pilar di dekat pintu masuk terowongan jalan di Pont de I’Alma Paris, Prancis. Sehari kemudian, Ladi Di dinyatakan meninggal.

Aksi Sosial Lady Diana

Putri Diana atau Diana Frances Spencer sering membantu banyak kegiatan amal, mendukung tujuan yang beragam seperti seni, masalah anak-anak dan pasien AIDS. Sebagai ibu dari pewaris kedua dalam garis takhta Inggris, Diana dalam laman britannica menginginkan putra-putranya memiliki “pemahaman tentang emosi orang, rasa tidak aman mereka, kesusahan orang, harapan dan impian mereka”.

Mendapat julukan “Putri Rakyat”, perempuan kelahiran Park House ini sering membawa William dan Harry ke rumah sakit, tempat penampungan tunawisma, dan panti asuhan. Beberapa bulan sebelum dia meninggal kecelakaan mobil, Putri Diana melakukan perjalanannya ke Angola. Dia sangat menganjurkan larangan ranjau darat dengan gambar ikonik dia duduk di samping gadis muda yang kakinya diaputasi.

Melansir dari historic, Lady Diana menentang penggunaan ranjau darat, karena banyak yang menderita akibat menjadi korban ranjau darat pascaperang. Ia memulai pekerjaan amalnya pada 1989, membuka Landmark Aids Centre di Tulse Hill, London, menawarkan pengobatan dan dukungan untuk pasien AIDS dan HIV. Pekerjaan amal AIDS membawanya ke Afrika Selatan pada banyak kesempatan hingga bertemu dengan Presiden Nelson Mandela  untuk membantu korban AIDS.

Pekerjaan Diana dengan badan amal menghilangkan stigma seputar AIDS, ia menggunakan statusnya untuk membawa kesadaran dan membantu korban AIDS. Bersamaan dengan hal itu, ia membawa penderitaan para pasien kusta menjadi perhatian dunia; mengunjungi dan melakukan kontak fisik dengan mereka yang terkena penyakit. 

Dalam aksinya, Princess of Wales itu menepis mitos bahwa kusta bisa tertular melalui sentuhan. Lady Diana diberi tanggung jawab menjadi pelindung misi kusta, yang sampai kematiannya merupakan satu-satunya badan amal pembangunan internasional yang dipertahankan.

Menjadi pelindung Centrepoint, badan amal yang menyediakan perumahan dan dukungan bagi kaum muda di seluruh Inggris. Dia bersemangat tentang misinya untuk memberikan masa depan bagi remaja tunawisma dan mengakhiri tunawisma muda, kemiskinan, dan meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental. Bekerja dengan Royal Marsden NHS Foundation, ia membuka Unit Kanker Anak Wolfson pada 1993 di rumah sakit, dan mewakili Royal Marsden pada 1996 dalam acara penggalangan dana, mengumpulkan lebih dari £ 1 juta untuk penelitian kanker. 

BALQIS PRIMASARI 

Baca: 25 Tahun Kematian Lady Diana, Duka Cita dari Terowongan Pont de I'Alma Paris

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Kenali Macam Tumor Padat pada Anak, Ini Gejalanya

23 jam lalu

Kenali Macam Tumor Padat pada Anak, Ini Gejalanya

Meskipun kasus tumor padat pada anak tidak setinggi kasus leukimia atau kanker darah, namun kasus tumor padat pada anak memiliki jenis yang banyak.


Inilah 5 Destinasi Wisata Terbaik 2023, Bali Nomor 2

2 hari lalu

Inilah 5 Destinasi Wisata Terbaik 2023, Bali Nomor 2

Baru-baru ini Tripadvisor, sebuah biro perjalanan daring asal Amerika Serikat, merilis daftar destinasi wisata terbaik 2023. Mana saja?


Liontin Salib Rp 2,9 Miliar Putri Diana Jatuh ke Tangan Kim Kardashian

15 hari lalu

Liontin Salib Rp 2,9 Miliar Putri Diana Jatuh ke Tangan Kim Kardashian

Setelah sempat memakai gaun ikonik Marylin Monroe, Kim Kardashian kini berhasil mendapatkan kalung salin ikonik Putri Diana


Meja Kopi Berhias Mesin Ferrari Dilelang, Lihat Harganya

15 hari lalu

Meja Kopi Berhias Mesin Ferrari Dilelang, Lihat Harganya

Mesin mobil nomor seri 360-03 tersebut mampu membuat bodi alumunium Ferrari berlari dengan kekuatan 400 tenaga kuda. Meja kopi ditopang baja silinder


Kurangi Kepadatan, Museum Louvre Batasi Jumlah Pengunjung Harian

18 hari lalu

Kurangi Kepadatan, Museum Louvre Batasi Jumlah Pengunjung Harian

Pengaturan di museum Louvre itu diharapkan bisa membuat pengunjung merasakan pengalaman lebih menyenangkan.


5 Fakta Mengejutkan dari Memoar Pangeran Harry 'Spare' Tentang Kehidupannya

21 hari lalu

5 Fakta Mengejutkan dari Memoar Pangeran Harry 'Spare' Tentang Kehidupannya

Fakta-fakta mengejutkan buku Pangeran Harry berjudul Spare tentang curahan hati dan pengalaman buruk sang pangeran.


Kate Middleton Tampil Anggun Pakai Mantel Tartan dan Perhiasan Putri Diana

21 hari lalu

Kate Middleton Tampil Anggun Pakai Mantel Tartan dan Perhiasan Putri Diana

Kate Middleton dan Pangeran William tampil di depan publik pertama kali sejak buku Pangeran Harry dirilis


Parfum Putri Diana yang Bantu Pangeran Harry saat Terapi

21 hari lalu

Parfum Putri Diana yang Bantu Pangeran Harry saat Terapi

Selain wewangian Putri Diana, Pangeran Harry juga mereferensikan cologne ayahnya


Elizabeth Debicki Tampil dengan Gaun Dior Mirip Putri Diana di Golden Globes 2023

22 hari lalu

Elizabeth Debicki Tampil dengan Gaun Dior Mirip Putri Diana di Golden Globes 2023

Gaun Dior yang dipakai Elizabeth Debicki mirip karya Victor Edelstein yang dikenakan mendiang Putri Wales selama perjalanan 1983 ke Australia.


Begini Cara Raja Charles III Sampaikan Kematian Putri Diana ke Pangeran Harry

22 hari lalu

Begini Cara Raja Charles III Sampaikan Kematian Putri Diana ke Pangeran Harry

Pangeran Harry mengaku sangat hancur mendengar kabar tersebut. tapi dirinya tidak dapat menangis sama sekali.