Pertemuan ASEAN Bahas Implementasi Konsensus 5 Poin oleh Myanmar

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Pembukaan Pertemuan ke-55 Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) yang diselenggarakan di Phnom Penh, Kamboja, Rabu (3/8/2022). (ANTARA/HO-Twitter Menlu RI)

TEMPO.CO, Jakarta - Implementasi Konsensus Lima Poin atau 5PC untuk membantu mengakhiri krisis di Myanmar menjadi salah satu isu yang dibahas dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara ASEAN di Phnom Penh, Kamboja, mulai Selasa sampai Jumat, 2-5 Agustus 2022..

“Para menteri luar negeri ASEAN akan menindaklanjuti implementasi 5PC yang telah disepakati oleh pemimpin ASEAN pada 24 April tahun lalu dan melakukan persiapan untuk KTT ASEAN ke-40 dan ke-41 mendatang, serta KTT terkait pada November tahun ini," demikian pernyataan ASEAN.

Para menlu ASEAN juga akan bertukar pandangan tentang isu-isu penting regional dan internasional, terutama yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 dan ketegangan politik dunia, serta mendorong kerja sama nyata dengan mitra dialog dalam berbagai pertemuan tingkat menteri terkait.

Menurut pernyataan tersebut, para menlu ASEAN akan membahas cara-cara untuk memajukan pembangunan Komunitas ASEAN yang berpusat pada rakyat dan mengatasi tantangan bersama dengan tema “ASEAN A.C.T. (Addressing Challenges Together)”.

Selain itu, akan dibahas pula prioritas di bawah Kepemimpinan ASEAN Kamboja tahun ini, serta pentingnya menegakkan sentralitas dan solidaritas ASEAN di tengah ketidakpastian dan tantangan regional dan global.

Pernyataan itu mengatakan para menlu dan perwakilan dari 39 negara dan organisasi diharapkan ikut serta pada AMM tahun ini.

Media melaporkan bahwa krisis Myanmar yang dipicu kudeta militer pada 1 Februari 2021 serta implementasi 5PC menjadi fokus utama pembicaraan.

Konsensus itu menyerukan penghentian segera kekerasan, melakukan dialog dengan semua pemangku kepentingan utama, menunjuk utusan khusus untuk memfasilitasi mediasi dan dialog, mengizinkan ASEAN untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga Myanmar, dan mengizinkan utusan khusus ASEAN untuk mengunjungi dan bertemu dengan pemangku kepentingan di Myanmar.

Janji Junta Myanmar

Pemimpin junta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing mengatakan beberapa poin dari Konsensus Lima Poin, yang telah disepakati dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) untuk mengakhiri krisis di negara itu, akan dijalankan tahun ini.

Dalam pidatonya di televisi pemerintah pada 1 Agustus 2022, Min Aung Hlaing mengatakan tahun ini, karena semua situasi sedang berlangsung, poin-poin yang paling mungkin dari konsensus lima poin ASEAN akan dilaksanakan di bawah kerangka kerja ASEAN.

Myanmar tidak dapat memenuhi konsensus tersebut tahun lalu karena "kurangnya stabilitas", yang sebagian disebabkan oleh pandemi virus corona.

Konsensus Lima Poin itu telah disepakati oleh para pemimpin ASEAN, termasuk perwakilan Myanmar, dalam pertemuan di Jakarta pada April tahun lalu.


OANA/Bernama






Wamen BUMN Prediksi Ekonomi Digital RI 2030 Terbesar di ASEAN, Nilainya Akan Capai Rp 4.531 T

20 jam lalu

Wamen BUMN Prediksi Ekonomi Digital RI 2030 Terbesar di ASEAN, Nilainya Akan Capai Rp 4.531 T

Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo kembali menegaskan Indonesia diproyeksikan akan menjadi ekonomi digital terbesar di ASEAN pada tahun 2030.


Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

1 hari lalu

Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

Pengadilan Myanmar menghukum pemimpin terguling Aung San Suu Kyi dan mantan penasihat ekonominya, Sean Turnell dari Australia, 3 tahun penjara


Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

1 hari lalu

Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

Ratu Kecantikan Myanmar menuai perhatian publik atas komentar pedasnya terhadap junta militer. Dia akhirnya mendapat suaka dari Kanada.


Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

3 hari lalu

Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

Mantan ratu kecantikan Myanmar itu telah terlunta-lunta sejak 21 September di Thailand.


Dolar AS Semakin Mentereng, Apa Mata Uang Terkuat di ASEAN Saat Ini?

6 hari lalu

Dolar AS Semakin Mentereng, Apa Mata Uang Terkuat di ASEAN Saat Ini?

Singapura, Brunei Darussalam, dan Malaysia menjadi tiga negara anggota ASEAN dengan mata uang terkuat setelah peristiwa penguatan dolar AS belakangan ini.


Kenali 11 Mata Uang Negara ASEAN sebelum Berwisata ke Asia Tenggara, Berapa Kurs Rupiahnya?

6 hari lalu

Kenali 11 Mata Uang Negara ASEAN sebelum Berwisata ke Asia Tenggara, Berapa Kurs Rupiahnya?

Sebelum leancong ke nagara Asia Tenggara, ketahui dulu 11 mata uang negara ASEAN berikut kurs mata uang dengan rupiah saat ini.


Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

6 hari lalu

Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

Total bantuan AS dalam menanggapi Krisis Pengungsi Rohingya telah mencapai hampir US$1,9 miliar (Rp 28 triliun) sejak Agustus 2017.


Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

7 hari lalu

Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

Akibat eksekusi junta militer terhadap aktivis pro-demokrasi, Jepang menghentikan pemberian latihan militer untuk Myanmar.


Retno Marsudi Menyoroti Krisis Rohingya Makin Memburuk

7 hari lalu

Retno Marsudi Menyoroti Krisis Rohingya Makin Memburuk

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melihat penyelesaian krisis Rohingya ini dipersulit oleh situasi di Myanmar.


Menlu ASEAN Bertemu di New York Bahas Persiapan KTT

7 hari lalu

Menlu ASEAN Bertemu di New York Bahas Persiapan KTT

Para menteri luar negeri ASEAN bertemu di sela-sela Sidang Umum ke-77 PBB di New York untuk membahas persiapan KTT November 2022