Didatangi Pemerintah Tandingan, Tripoli Rusuh

Reporter

Anggota Tentara Nasional Libya (LNA), diperintahkan oleh Khalifa Haftar, keluar dari Benghazi untuk memperkuat pasukan yang maju ke Tripoli, di Benghazi, Libya 7 April 2019. [REUTERS / Esam Omran Al-Fetori]

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah tandingan Libya yang ditunjuk oleh parlemen yang berbasis di timur, telah tiba di ibu kota Tripoli pada Selasa, 17 Mei 2022. Kedatangan itu memicu pertempuran antara pendukung milisi mereka karena pemerintah persatuan telah menolak untuk menyerahkan kekuasaan.


Seperti dilansir France 24, dalam keterangan pers pemerintah tandingan itu mengumumkan, Perdana Menteri Libya Fathi Bashagha, datang ke Tripoli dengan didampingi beberapa menteri. Mereka berharap bisa memulai tugas-tugas mereka disana. 


Bentrokan pecah antara kelompok bersenjata yang bersaing, tak lama setelah pemerintahan tandingan memasuki kota. Times Malta mewartakan kerusuhan meletus di Tripoli sebelum fajar dan baku tembak hebat berkobar sekitar pukul 7 pagi waktu setempat.


Sejauh ini tidak ada keterangan rinci soal dampak dari kerusuhan di antara dua kelompok itu. Pihak pemerintahan persatuan juga belum memberikan pernyataan resmi soal kedatangan pemerintahan tandingan dari timur.


Sebelumnya pada Februari 2022, parlemen di kota timur Tobruk menunjuk mantan menteri dalam negeri Bashagha sebagai perdana menteri. Namun dia gagal menggulingkan pemerintahan persatuan berbasis di Tripoli yang dipimpin oleh Perdana Menteri Abdulhamid Dbeibah.

Pemerintahan Dbeibah bagaimanapun berulang kali mengatakan hanya akan menyerahkan kekuasaan kepada pemerintah terpilih.


Pemerintah Dbeibah dibentuk pada 2020 sebagai bagian dari upaya yang dipimpin PBB. Misinya untuk menarik garis di bawah konflik satu dekade, sejak pemberontakan yang didukung NATO menggulingkan diktator Moamer Kadhafi pada 2011.


Dbeibah seharusnya memimpin Libya sampai pemilihan umum Desember lalu. Akan tetapi pemilu ditunda tanpa batas waktu. Lawan politiknya berpendapat bahwa mandatnya sekarang telah selesai.


Munculnya pemerintahan Bashagha memberi negara Afrika Utara itu dua pemerintahan yang saling bersaing, seperti yang terjadi antara tahun 2014 dan gencatan senjata pada 2020. 


France 24, AFP, Times Malta

Baca juga: Elon Musk Sebut VW Produsen Mobil Listrik Terbesar Kedua Setelah Tesla 

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.  






Anwar Ibrahim: Para Menteri Setuju Potong Gaji 20 Persen

14 jam lalu

Anwar Ibrahim: Para Menteri Setuju Potong Gaji 20 Persen

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memastikan kabinetnya telah menyetujui pemotongan gaji bagi para menteri sebesar 20 persen.


Umumkan Susunan Kabinet, Anwar Ibrahim Tunjuk Diri Sendiri Jadi Menteri Keuangan Malaysia

3 hari lalu

Umumkan Susunan Kabinet, Anwar Ibrahim Tunjuk Diri Sendiri Jadi Menteri Keuangan Malaysia

Tokoh di luar komponen utama koalisi Pakatan Harapan seperti Ahmad Zahid Hamidi dari Barisan Nasional masuk dewan menteri Anwar Ibrahim.


Anwar Ibrahim Siap Umumkan Susunan Kabinet

3 hari lalu

Anwar Ibrahim Siap Umumkan Susunan Kabinet

Anwar Ibrahim menyebut daftar lengkap dewan menterinya sudah dikirim ke Raja Malaysia. Susunan kabinet yang baru akan diumumkan pada 2 Desember 2022.


Bertemakan Kerajaan Mataram Islam, Inilah 4 Fakta Menarik Pernikahan Kaesang Pangarep-Erina Gudono

4 hari lalu

Bertemakan Kerajaan Mataram Islam, Inilah 4 Fakta Menarik Pernikahan Kaesang Pangarep-Erina Gudono

Presiden Joko Widodo akan melaksanakan hajatan pernikahan putra bungsunya, Kaesang Pangarep, dengan Erina Gudono pada 10 Desember 2022 mendatang.


Anwar Ibrahim Butuh Waktu Lebih Rampingkan Kabinet

7 hari lalu

Anwar Ibrahim Butuh Waktu Lebih Rampingkan Kabinet

PM Malaysia Anwar Ibrahim membutuhkan waktu lebih dalam pembentukan dewan menteri pemerintahannya.


Anwar Ibrahim Enggan Beri Kursi Kabinet sebagai Jatah Dukungan Politik

7 hari lalu

Anwar Ibrahim Enggan Beri Kursi Kabinet sebagai Jatah Dukungan Politik

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengindikasikan proses pembentukan kabinet pemerintahannya tidak akan didasari oleh semacam transaksi dari dukungan politik.


Boko Haram Membunuh 10 Prajurit Chad di Dekat Perbatasan Nigeria

12 hari lalu

Boko Haram Membunuh 10 Prajurit Chad di Dekat Perbatasan Nigeria

Milisi Boko Haram membunuh 92 tentara Chad dan melukai 47 lainnya pada Maret 2020.


Yunani Selamatkan Ratusan Migran, Berdesakan dalam Kapal Kecil

12 hari lalu

Yunani Selamatkan Ratusan Migran, Berdesakan dalam Kapal Kecil

Yunani menyelamatkan ratusan migran setelah kapal penangkap ikan yang mereka tumpangi mengeluarkan sinyal marabahaya di lepas pulau Kreta


Mendagri Jepang Mundur, Anggota Kabinet Ketiga yang Hengkang dalam Sebulan Terakhir

15 hari lalu

Mendagri Jepang Mundur, Anggota Kabinet Ketiga yang Hengkang dalam Sebulan Terakhir

Menteri Dalam Negeri Jepang Minoru Terada mengundurkan diri pada Ahad, menjadi anggota kabinet ketiga yang mundur dalam waktu kurang sebulan


Menteri Keamanan Publik di Meksiko Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Jatuh

17 hari lalu

Menteri Keamanan Publik di Meksiko Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Jatuh

Total lima orang yang ada dalam helikopter jatuh itu tidak ada yang selamat. Salah satu korban adalah Menteri Keamanan Publik