Puluhan Perusahaan di Cina Timur Hentikan Produksi karena COVID-19

Reporter

Antrean truk terlihat di terminal peti kemas pelabuhan Ningbo Zhoushan di Provinsi Zhejiang, Cina, 15 Agustus 2021. [cnsphoto via REUTERS]

TEMPO.CO, Jakarta - Lebih dari selusin perusahaan yang terdaftar di Cina mengatakan mereka telah menangguhkan produksi di bagian-bagian yang terkena virus corona di Provinsi Zhejiang, Cina timur, sebagai tanggapan atas pengetatan pembatasan COVID-19 oleh pemerintah daerah.

Pembatasan COVID-19 telah menyebabkan harga saham mereka jatuh.

Dikutip dari Reuters, 13 Desember 2021, Zhejiang melaporkan total 173 kasus yang ditularkan secara lokal dengan gejala yang dikonfirmasi selama periode 6-12 Desember, angka resmi menunjukkan pada hari Senin, menandai wabah klaster domestik pertama di provinsi itu tahun ini.

Pada bulan Oktober, provinsi tersebut melaporkan hanya satu kasus lokal.

Sejumlah perusahaan, termasuk Ningbo Homelink Eco-Itech Co Ltd, Zhejiang Zhongxin Fluoride Materials Co Ltd, Zhejiang Jingsheng Mechanical & Electrical Co Ltd dan Zhejiang Fenglong Electric Co Ltd, mengumumkan penangguhan produksi melalui pengajuan pertukaran selama akhir pekan.

Saham mereka turun tajam pada awal perdagangan Senin. Zhejiang Chunhui Intelligent Control Co Ltd dan Zhejiang Yankon Group Co menderita kerugian terbesar, dengan saham mereka masing-masing jatuh lebih dari 7%.

Cina melaporkan 80 kasus COVID-19 baru yang ditularkan secara lokal dengan gejala di daratan untuk 12 Desember, termasuk 74 yang diidentifikasi di Zhejiang.

Ningbo Homelink, yang membuat produk plastik, mengatakan dalam pengajuan pertukaran pada Minggu malam bahwa mereka telah menghentikan produksi di kota asalnya, Ningbo, atas permintaan pihak berwenang setempat, dan mengambil langkah-langkah untuk meminimalkan dampak negatif pada bisnisnya.

Zhejiang Jindun Fans Co, pembuat peralatan sistem ventilasi Cina, mengatakan pada Ahad bahwa produksi di anak perusahaannya di Kota Shaoxing Zhejiang telah ditangguhkan karena tindakan anti-virus pemerintah setempat.

Perusahaan mengatakan akan ada beberapa keterlambatan dalam pengiriman produk dan pukulan ke bisnis bulan ini, tetapi dampak pada hasil tahunan tahun ini akan terbatas.

Semua perusahaan Cina yang mengumumkan penghentian produksi berjanji untuk bekerja sama penuh dengan pemerintah daerah, yang akan memutuskan kapan produksi dapat dilanjutkan.

Baca juga: Flu Burung Marak Lagi di Cina, Varian Apa?

REUTERS






Balon Mata-mata Cina Terbang di Atas Situs Militer AS, Sempat Mau Ditembak

3 jam lalu

Balon Mata-mata Cina Terbang di Atas Situs Militer AS, Sempat Mau Ditembak

Amerika Serikat mengklaim balon mata-mata Cina terbang di atas situs militer beberapa hari sebelum Menlu AS Anthony Blinken ke negara tersebut.


Hong Kong Undang Kedatangan Pelancong dengan Tawarkan 500 Ribu Penerbangan Gratis

14 jam lalu

Hong Kong Undang Kedatangan Pelancong dengan Tawarkan 500 Ribu Penerbangan Gratis

Hong Kong telah menutup diri selama hampir tiga tahun terakhir dalam upaya untuk menangkal Covid-19.


Khawatir Ancaman Cina, Filipina Berikan AS Akses Lebih Luas ke Pangkalan Militernya

15 jam lalu

Khawatir Ancaman Cina, Filipina Berikan AS Akses Lebih Luas ke Pangkalan Militernya

Cina menegaskan akses AS yang lebih luas ke pangkalan militer Filipina dapat mengganggu stabilitas regional dan meningkatkan ketegangan.


Diduga Jadi Mobil Listrik Esemka, Neta V Sulitkan Tesla di Pasar Cina

21 jam lalu

Diduga Jadi Mobil Listrik Esemka, Neta V Sulitkan Tesla di Pasar Cina

Neta V diduga menjadi mobil listrik Esemka. SUV listrik ini diklaim menyulitkan Tesla di pasar otomotif Cina.


IHSG Menguat di Sesi Pertama Hari Ini, Samuel Sekuritas: Sektor Teknologi Terbang Tinggi

23 jam lalu

IHSG Menguat di Sesi Pertama Hari Ini, Samuel Sekuritas: Sektor Teknologi Terbang Tinggi

TEMPO.CO, Jakarta- PT Samuel Sekuritas Indonesia melaporkan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menguat di sesi pertama perdagangan hari ini. Indeks menutup sesi di level 6.885 atau naik 0,33 persen, lebih tinggi dari level penutupan pada Rabu, 1 Februari 2023 yang angkanua 6.862,2.


Menkes Beri Penghargaan Kontribusi Penanganan Covid-19 kepada AMSI

1 hari lalu

Menkes Beri Penghargaan Kontribusi Penanganan Covid-19 kepada AMSI

AMSI dinilai telah memberikan kontribusi penting khususnya dalam penyebaran informasi tentang Covid-19 dan pencegahan hoaks selama pandemi.


Raffi Ahmad Belum Putuskan Waktu RANS Lakukan IPO

1 hari lalu

Raffi Ahmad Belum Putuskan Waktu RANS Lakukan IPO

Selebritas Raffi Ahmad mengaku masih belum dapat memastikan kapan perusahaannya RANS Entertainment melakukan penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO).


Amerika Serikat dan India Kerja Sama Senjata hingga AI untuk Tandingi Cina

1 hari lalu

Amerika Serikat dan India Kerja Sama Senjata hingga AI untuk Tandingi Cina

Washington meluncurkan kemitraan Amerika Serikat dengan India di bidang teknologi dan pertahanan untuk menandingi pengaruh Cina.


Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

1 hari lalu

Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

Jokowi menyebut akibat kegagapan menangani pandemi, terjadi turbulensi ekonomi dan membuat pertumbuhan ekonomi jatuh.


Korea Selatan Pertimbangkan Cabut Pembatasan Visa untuk Pelancong Cina

1 hari lalu

Korea Selatan Pertimbangkan Cabut Pembatasan Visa untuk Pelancong Cina

Korea Selatan telah menangguhkan pemberian visa jangka pendek kepada pengunjung Cina sejak awal Januari.