Video Murid Jumatan di Luar saat Cuaca Dingin Viral, Sekolah Inggris Minta Maaf

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Siswa Oldham Academy North, Inggris, sedang salat Jumat di luar ruangan, 3 Desember 2021, feedlily.com

    Siswa Oldham Academy North, Inggris, sedang salat Jumat di luar ruangan, 3 Desember 2021, feedlily.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah sekolah menengah di Inggris minta maaf setelah rekaman yang menunjukkan siswa Muslim salat Jumat di luar ruangan saat cuaca dingin viral dan memicu kemarahan masyarakat.

    Video yang menunjukkan delapan murid laki-laki di Oldham Academy North melakukan salat Jumat di luar memicu reaksi marah di media sosial setelah seorang guru perempuan disebut-sebut 'mengusir mereka keluar dari kelas', demikian Daily Mail melaporkan, Sabtu, 4 Desember 2021.

    Dalam klip itu, sekitar delapan anak laki-laki terlihat salah di trotoar, sementara seorang staf sekolah yang mengenakan jaket terlihat mengawasi mereka.

    Setelah selesai sholat, anak laki-laki yang masih memakai blazer seragam sekolah dan sepatu, segera berdiri dan mengambil tas mereka.

    Rekaman itu disambut kemarahan meluas, dengan pemirsa menggambarkan adegan itu sebagai 'menyedihkan' dan 'menjijikkan'.

    Oldham Academy North sejak itu menjelaskan bahwa para siswa tidak dapat berdoa di dalam karena banjir besar yang menyebabkan kerusakan serius dan menutup 15 ruang kelas.

    Namun sekolah mengeluarkan 'permintaan maaf sepenuh hati' dan mengkonfirmasi penyelidikan telah diluncurkan.

    Seorang mantan siswa yang berbicara kepada The Oldham Times mengatakan anak-anak itu sedang berdoa selama istirahat makan siang mereka Jumat lalu di sebuah kelas ketika seorang anggota staf 'meminta mereka untuk pergi'.

    Para murid tidak memiliki pilihan selain melakukan salat dalam cuaca dingin karena sekolah tidak menyediakan ruang salat yang layak.

    Laporan lain yang dibagikan oleh Asian Image mengutip seorang murid yang mengaku ikut dalam salat itu, mengatakan seorang guru yang 'marah' memberi tahu kelompok tersebut bahwa mereka tidak diizinkan untuk berdoa di ruangan.

    Siswa itu menjelaskan, 'Kami sedang salat Jumat dan seorang guru masuk dan memberi tahu kami bahwa kami tidak diizinkan untuk salat di ruangan itu dan dia membanting pintu dan tampak marah."

    'Kami memiliki ruang salat ini sejak lama, guru mengizinkan kami pergi ke sana untuk salat."


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.