Staf Lokal Kedutaan Inggris di Berlin Jadi Mata-Mata Rusia

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi Mata-Mata. Hightail.com/Luke Bott

    Ilustrasi Mata-Mata. Hightail.com/Luke Bott

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang bekas pegawai kedutaan besar Inggris di Berlin yang dituduh menyerahkan dokumen ke dinas intelijen Rusia menghadapi ekstradisi ke Inggris, kata pihak berwenang di Jerman, Jumat, 3 Desember 2021.

    Jaksa di negara bagian Brandenburg, yang mengelilingi Berlin, mengkonfirmasi permintaan ekstradisi telah diajukan.

    Pria itu, seorang warga negara Inggris yang hanya disebut sebagai David S. sesuai dengan konvensi privasi Jerman, ditangkap pada Agustus 2021 karena dicurigai memberikan informasi kepada intelijen Rusia dengan imbalan uang tunai setidaknya sejak November 2020.

    Dia dipekerjakan sebagai anggota staf lokal di kedutaan sampai penangkapannya, yang merupakan hasil dari penyelidikan bersama oleh otoritas Jerman dan Inggris. Tidak dijelaskan dokumen apa yang dibocorkan.

    Pria itu tidak ingin kembali ke Inggris dalam keadaan apa pun, Der Spiegel melaporkan, mengutip pengacaranya.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?