Tentara AS Wajib Suntik Vaksin Covid-19, Dipecat Bila Menolak

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prajurit dengan Batalyon ke-4, Resimen Infanteri ke-31, Tim Tempur Brigade ke-2 dari Divisi Gunung ke-10, turun dari pesawat saat mereka pulang dari penempatan di Afghanistan, di Fort Drum, New York, AS, 6 September 2021. REUTERS/Brendan McDermid

    Prajurit dengan Batalyon ke-4, Resimen Infanteri ke-31, Tim Tempur Brigade ke-2 dari Divisi Gunung ke-10, turun dari pesawat saat mereka pulang dari penempatan di Afghanistan, di Fort Drum, New York, AS, 6 September 2021. REUTERS/Brendan McDermid

    TEMPO.CO, Jakarta - Angkatan Darat Amerika Serikat mewajibkan seluruh tentara disuntik vaksin covid-19. Tentara yang menolak vaksin Covid-19 akan diskors atau diberhentikan.

    Menteri Pertahanan AS Llyod Austin memerintahkan semua anggota tentara yang masih aktif divaksinasi. Kewajiban ini terbit setelah lembaga Food and Drug Administration menyetujui penggunaan vaksin Pfizer - BioNTech pada Agustus.

    Angkatan Darat mengatakan mulai menerapkan perintah ini pada akhir Agustus. Namun tentara bisa meminta menolak vaksin dengan alasan medis, agama atau administrasi yang sah.

    "Tentara yang menolak vaksin covid-19 akan dinasihati oleh rantai komando dan penyedia medis. Bila tak bisa, maka ada hukuman administratif atau non-yudisial, termasuk pembebasan tugas atau pemberhentian," kata pihak militer AS.

    Ahli Bedah Angkatan Darat AS Raymond Scott Dingle mengatakan masalah vaksinasi adalah hal penting yang menyangkut hidup dan mati. Dia mengungkapkan kekhawatirannya atas penyebaran varian delta yang sangat menular.

    Hingga pekan lalu, Departemen Pertahanan Amerika Serikat telah melaporkan lebih dari 353.000 kasus Covid-19 di seluruh personelnya dengan angka kematian lebih dari 450 kasus. Angkatan Darat berharap vaksinasi bisa dilakukan seluruhnya pada 15 Desember, dan unit Cadangan serta Garda Nasional paling lambat 30 Juni tahun depan.

    Baca: 3 Hackers Mengaku Salah ke Amerika Serikat

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.