Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

20 Tahun Teror 9/11: George W Bush di antara Invasi Afghanistan dan Irak

Reporter

image-gnews
Mantan Presiden AS George W. Bush dan istrinya Laura menghadiri acara peringatan 20 tahun serangan 11 September 2001 di Flight 93 National Memorial di Stoystown, Pennsylvania, AS, 11 September 2021. [REUTERS/Hannah Beier]
Mantan Presiden AS George W. Bush dan istrinya Laura menghadiri acara peringatan 20 tahun serangan 11 September 2001 di Flight 93 National Memorial di Stoystown, Pennsylvania, AS, 11 September 2021. [REUTERS/Hannah Beier]
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden George W Bush jarang berbicara di depan umum tentang serangan teror 9/11, yang menewaskan hampir 3.000 orang di New York, Washington dan Shanksville, sejak meninggalkan jabatannya.

Serangan itu mendorong Bush untuk melancarkan invasi pimpinan AS ke Afghanistan yang menggulingkan Taliban kekuasaan di Kabul dan mengirim pemimpin al Qaeda Osama bin Laden ke persembunyian.

Bush selanjutnya menginvasi Irak, berdasarkan klaim yang salah bahwa pemerintah otoriter Saddam Hussein memiliki senjata pemusnah massal. Alhasil, Amerika mengalihkan sumber daya dan perhatiannya dari Afghanistan, meninggalkan fokus strategi AS di Afghanistan, kata mantan pejabat dan ahli, dikutip dari Reuters, 12 September 2021.

Penarikan pasukan AS dari Afghanistan oleh Joe Biden pada akhir Agustus, beberapa bulan setelah tenggat waktu yang ditetapkan oleh Donald Trump, memicu kritik keras dari Demokrat dan Republik, setelah pendudukan Taliban membuat warga Amerika dan Afghanistan yang ingin pergi terlantar berminggu-minggu.

Mantan Presiden AS George W. Bush berbicara dalam acara peringatan 20 tahun serangan 11 September 2001 di Flight 93 National Memorial di Stoystown, Pennsylvania, AS, 11 September 2021. [REUTERS/Hannah Beier]

Dalam wawancara Juli dengan televisi Jerman Deutsche Welle, Bush menyebut penarikan pasukan dari Afghanistan sebagai kesalahan dan mengatakan dia khawatir "konsekuensinya akan sangat buruk."

"Kalian telah menjadi kekuatan untuk kebaikan di dunia dan tidak ada yang dapat menodai kehormatan kalian," kata Bush berbicara tentang veteran AS yang bertugas di Afghanistan.

Dalam pidato hari Sabtu yang menandai peringatan 20 tahun serangan teror 9/11, Bush mengatakan AS menghadapi ekstremisme dalam negeri.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"AS telah melihat bukti yang berkembang bahwa bahaya bagi negara kita dapat datang tidak hanya melintasi perbatasan, tetapi dari kekerasan yang berkumpul di dalamnya," kata Bush, dikutip dari CNN.

"Ada sedikit tumpang tindih budaya antara ekstremis kekerasan di luar negeri dan ekstremis kekerasan di dalam negeri," kata Bush, "tetapi dalam penghinaan mereka terhadap pluralisme, dalam ketidakpedulian mereka terhadap kehidupan manusia, dalam tekad mereka untuk mencemarkan simbol-simbol nasional, mereka adalah anak-anak dari roh busuk yang sama."

"Dan itu adalah tugas kita untuk menghadapi mereka," tambahnya.

Pidato George W Bush di situs peringatan teror 9/11 Flight 93 Memorial di Shanksville, Pennsylvania, datang delapan bulan setelah pengikut Donald Trump menyerang US Capitol pada 6 Januari dalam upaya untuk menghentikan Kongres mengesahkan Joe Biden sebagai presiden AS.

Baca juga: Peringati Teror 9/11, George W Bush Ingatkan Bahaya Ekstremisme Dalam Negeri

REUTERS | CNN

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Selain Donald Trump, Percobaan Pembunuhan Pernah Dialami Ronald Reagan dan George W Bush

7 hari lalu

Kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump dikawal agen Secret Service setelah tertembak saat kampanye di Butler Farm Show di Butler, Pennsylvania, AS, 13 Juli 2024. Pemuda berusia 20 tahun bernama Thomas Matthew Crooks melepaskan tembakan jarak jauh yang menyerempet telinga Trump. REUTERS/Brendan McDermid
Selain Donald Trump, Percobaan Pembunuhan Pernah Dialami Ronald Reagan dan George W Bush

Peluru mengenai leher dan kepala saat John F Kennedy melakukan perjalanan melalui Dallas, Texas. Jauh sebelum penembakan kepada Donald Trump.


Irak Hukum Mati Istri Eks Pemimpin ISIS Al Baghdadi

13 hari lalu

Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi, al Baghdadi bersembunyi di Provinsi Idlib, sebuah wilayah yang didominasi oleh kelompok-kelompok pesaing ISIS, Al Qaeda, dan berjarak ratusan kilometer dari bekas wilayah ISIS di sepanjang perbatasan antara Suriah dan Irak. Islamic State Group/Al Furqan Media Network/Reuters TV
Irak Hukum Mati Istri Eks Pemimpin ISIS Al Baghdadi

Istri bekas pemimpin ISIS di Irak dihukum mati karena mengurung wanita Yazidi di rumahnya.


Jokowi Lepas Bantuan Kemanusiaan ke Papua Nugini dan Afghanistan Rp 35,5 Miliar

15 hari lalu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi melepas bantuan kemanusiaan ke Papua Nugini dan Afghanistan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin, 8 Juli 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Jokowi Lepas Bantuan Kemanusiaan ke Papua Nugini dan Afghanistan Rp 35,5 Miliar

Presiden Jokowi melepas bantuan kemanusiaan ke Papua Nugini dan Afghanistan dari Lanud Halim Perdanakusuma.


Pemimpin Hizbullah Bertemu Delegasi Hamas, Membahas Konflik Gaza

18 hari lalu

Pemimpin Hizbullah Lebanon Sayyed Hassan Nasrallah muncul di layar saat ia berbicara kepada para pendukungnya dalam upacara untuk menghormati pejuang yang tewas dalam eskalasi baru-baru ini dengan Israel, di pinggiran selatan Beirut, Lebanon 3 November 2023. REUTERS/Mohamed Azakir
Pemimpin Hizbullah Bertemu Delegasi Hamas, Membahas Konflik Gaza

Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah bertemu dengan delegasi Hamas yang dipimpin oleh wakil ketua di Gaza, Khalil Al-Hayya


MA AS Putuskan Mantan Presiden Donald Trump Miliki Kekebalan Hukum

21 hari lalu

MA AS Putuskan Mantan Presiden Donald Trump Miliki Kekebalan Hukum

Mahkamah Agung AS memutuskan bahwa mantan presiden Donald Trump tidak dapat dituntut atas tindakan yang berada dalam kewenangan konstitusionalnya


Retno Marsudi Hadiri Pertemuan Doha III untuk Membantu Rakyat Afghanistan Keluar dari Krisis

21 hari lalu

Polisi Afganistan menghancurkan ladang opium dalam kampanye melawan narkotika di provinsi Jalalabad, Afghanistan, 4 April 2017. REUTERS/Parwi
Retno Marsudi Hadiri Pertemuan Doha III untuk Membantu Rakyat Afghanistan Keluar dari Krisis

Retno Marsudi menghadiri pertemuan Doha III yang juga dihadiri perwakilan Taliban dari Afghanistan.


Irak Temukan 5 Bom Besar ISIS Tersembunyi di Masjid Bersejarah Mosul

23 hari lalu

Warga sipil melarikan diri melewati masjid al-Nuri yang rusak berat saat pasukan Irak meneruskan gempurannya terhadap ISIS di kota tua Mosul, Irak, 4 Juli 2017. Berikut sejumlah kejadian tragedi dan teror di dunia sepanjang 2017.  AP/Felipe Dana
Irak Temukan 5 Bom Besar ISIS Tersembunyi di Masjid Bersejarah Mosul

Aparat Irak meminta UNESCO menghentikan semua operasi rekonstruksi di Masjid al-Nuri dan mengevakuasi seluruh kompleks sampai bom tersebut dievakuasi


Produksi Opium di Afghanistan Anjlok, Kematian Akibat Overdosis Berpotensi Meningkat

27 hari lalu

Arsip- Pria Afghanistan memanen opium di ladang opium di sebuah desa di distrik Golestan, provinsi Farah, 5 Mei 2009. REUTERS/Goran Tomasevic
Produksi Opium di Afghanistan Anjlok, Kematian Akibat Overdosis Berpotensi Meningkat

Penurunan produksi opium di Afghanistan, yang telah lama menjadi pemasok utama di dunia, dapat meningkatkan kematian akibat overdosis di Eropa.


Putin Bersedia Gencatan Senjata dengan Ukraina, Asalkan Kyiv Tarik Pasukan dari 4 Wilayah

39 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri upacara minum teh bersama Presiden Cina Xi Jinping di taman Zhongnanhai Beijing, Cina 16 Mei 2024. Sputnik/Mikhail Metzel/Pool via REUTERS
Putin Bersedia Gencatan Senjata dengan Ukraina, Asalkan Kyiv Tarik Pasukan dari 4 Wilayah

Putin mengusulkan gencatan senjata dengan syarat penarikan pasukan Kyiv dari empat wilayah Ukraina yang diklaim oleh Moskow.


Shin Tae-yong Akui Kartu Merah Jordi Amat pada Laga Timnas Indonesia vs Irak Buat Timnnya Kesulitan

46 hari lalu

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dalam sesi jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Juni 2024. TEMPO/Randy
Shin Tae-yong Akui Kartu Merah Jordi Amat pada Laga Timnas Indonesia vs Irak Buat Timnnya Kesulitan

Meski banyak membuat kesalahan, Shin Tae-yong menilai Jordi Amat teteap salah satu pemain terbaik Timnas Indonesia.