PM Jepang Suga Dukung Menteri Vaksin Taro Kono untuk Menggantikannya

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga berpose dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat melakukan kunjungan kehormatan di kediaman resmi perdana menteri di Tokyo, Jepang, 30 Maret 2021. Eugene Hoshiko/Pool via REUTERS

    Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga berpose dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat melakukan kunjungan kehormatan di kediaman resmi perdana menteri di Tokyo, Jepang, 30 Maret 2021. Eugene Hoshiko/Pool via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Jepang atau PM Jepang Yoshihide Suga mendukung pencalonan Taro Kono dalam bursa pemilihan ketua Partai Demokrat Liberal atau LDP. Taro Kono adalah menteri yang bertanggung jawab atas peluncuran vaksinasi nasional.

    Bursa politikd di Jepang memanas di antara calon potensial untuk menggantikan Suga pada Sabtu, 4 September 2021. Sebelumnya Suga membuat pernyataan mengejutkan bahwa dia akan mengundurkan diri sebagai pemimpin partai LDP. Dengan demikian, dia hanya akan menjabat satu tahun sebagai perdana menteri setelah dukungan untuknya turun. Publik menilai Suga tak berhasil dalam menangani pandemi covid-19.

    Beberapa jam setelah pengumuman Suga, penyiar TBS melaporkan tanpa mengutip sumber, bahwa Kono bermaksud mencalonkan diri sebagai Ketua Partai Demokrat Liberal (LDP). Namun Kono hanya mengatakan kepada wartawan bahwa dia ingin berkonsultasi dengan rekan-rekan partai sebelum memutuskan.

    Suga diperkirakan akan tetap menjabat sampai penggantinya dipilih dalam pemilihan partai yang dijadwalkan pada 29 September 2021. Pemimpin LDP akan menjadi perdana menteri mengingat partai tersebut mendapat suara mayoritas di parlemen.

    Kono yang merupakan mantan menteri luar negeri dan pertahanan, populer di kalangan pemilih muda. Di Twitter dia memiliki dukungan 2,3 juta pengikut, suatu hal yang langka dalam politik Jepang yang didominasi oleh pria tua yang kurang mahir dengan media sosial.

    Suga mengambil alih kursi perdana menteri setelah Shinzo Abe mengundurkan diri September lalu dengan alasan kesehatan yang buruk. Namun popularitas Suga terus turun di bawah 30 persen.

    Pencapaian Jepang sebagai tuan rumah Olimpiade Tokyo juga tidak membuat popularitasnya naik. Perhelatan olahraga akbar itu ditunda beberapa bulan sebelum ia menjabat karena kasus virus corona melonjak.

    Baca: PM Jepang Dikabarkan Segera Mundur Akibat Popularitas Anjlok

    REUTERS 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.