AirBnB Beri Penginapan Gratis untuk 20 Ribu Pengungsi Afghanistan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota militer AS menggendong seorang anak yang kepanasan di Pos Pemeriksaan Kontrol Pengungsi di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, 20 Agustus 2021. Sersan. Victor Mancilla/AS Korps Marinir/Handout melalui REUTERS

    Anggota militer AS menggendong seorang anak yang kepanasan di Pos Pemeriksaan Kontrol Pengungsi di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, 20 Agustus 2021. Sersan. Victor Mancilla/AS Korps Marinir/Handout melalui REUTERS

    TEMPO.CO, JakartaAirbnb mengumumkan akan memberi penginapan gratis di seluruh dunia kepada 20 ribu pengungsi dari Afghanistan. Menurut kepala eksekutif AirBnB Brian Chesky, fasilitas itu akan dibiayai oleh AirBnB.

    “Kami menyediakan perumahan ini melalui agen dan mitra kami, yang berkoordinasi langsung dengan para pengungsi dan menyediakan kebutuhan mereka," ujar juru bicara perusahaan.

    Meski hanya penginapan sementara, AirBnB menyatakan komitmennya menampung keluarga Afghanistan selama mereka membutuhkan.

    Selama akhir pekan lalu, Airbnb.org yang merupakan lembaga amal AirBnB, telah bekerjasama dengan mitra untuk menempatkan 165 pengungsi di perumahan yang aman. Fasilitas itu diberikan tak lama setelah mereka mendarat di Amerika Serikat.

    Selain AirBnB, bantuan juga datang dari perusahaan ritel raksasa AS, Walmart Inc. Dalam unggahannya di media sosial, Walmart berencana menyumbangkan US$ 1 juta kepada tiga organisasi nirlaba yang mengurusi pengungsi Afghanistan ke AS. Organisasi-organisasi tersebut adalah Lutheran Immigration and Refugee Service, No One Left Behind, dan Tragedy Assistance Program For Survivors.

    Gelombang pengungsian terus terjadi dari Afghanistan sejak Taliban menguasai negara tersebut. Penerbangan militer dan koalisi AS telah mengevakuasi 21.600 orang dari Kabul, Afghanistan, dalam 24 jam terakhir.

    Taliban telah melarang warga Afghanistan meninggalkan negara tersebut, terutama para dokter dan insinyur. Kelompok ini meminta warga Afghanistan kembali bekerja.

    Baca juga: Taliban Peringatkan AS Setop Evakuasi Dokter dan Insinyur Afghanistan

    AFIFA RIZKIA AMANI | DEWI | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...