Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Acara Pembukaan Olimpiade Tokyo Paling Sedikit Ditonton dalam 33 Tahun

Reporter

image-gnews
Pemandangan Olympic Stadium dari Shibuya Sky saat pembukaan Olimpiade Tokyo, 23 Juli 2021. REUTERS/Kim Kyung-Hoon
Pemandangan Olympic Stadium dari Shibuya Sky saat pembukaan Olimpiade Tokyo, 23 Juli 2021. REUTERS/Kim Kyung-Hoon
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Stasiun televisi NBC yang menayangkan pesta olahraga Olimpiade Tokyo mengungkap acara pembukaan Olimpiade hanya ditonton oleh 16,7 juta penonton di Amerika Serikat. Jumlah itu terkecil untuk ukuran acara Olimpiade dalam 33 tahun terakhir.

Data tersebut di publikasi oleh NBCUniversal pada Sabtu, 24 Juli 2021, yang dikumpulkan dari semua platformnya. Seperti NBCOlympics.com dan NBC Sports app, yang total ada sekitar 17 juta orang menontonnya.

Letupan kembang api saat berlangsungnya pembukaan Olimpiade Tokyo di Olympic Stadium di Tokyo, Jepang, 23 Juli 2021. REUTERS/Leah Millis

Sebagai perbandingan, pada 2018 lalu digelar acara pembukaan pesta olahraga Olimpiade musim dingin di PyeongChang, Korea Selatan. Penonton yang menyaksikan acara tersebut secara streaming sampai 76 persen atau naik dibanding acara pembukaan Olimpiade Rio pada 2016 sebanyak 72 persen. Kondisi ini memperlihatkan adanya pergeseran selera menonton masyarakat.    

Pada acara Olimpiade Tokyo Jumat 23 Juli kemarin, terlihat jumlah penonton mengalami penurunan. Sulit membandingkan dengan acara pembukaan sebelumnya ketika penonton punya sedikit opsi untuk menonton secara streaming.

Penonton lewat televisi yang menyaksikan acara pembukaan Olimpiade Tokyo, mengalami penurunan sampai 37 persen dari 2016. Saat Olimpiade Rio 2016, ada 26,5 juta orang yang menyaksikan acara pembukaan. Sedangkan dalam Olimpiade London 2012, penonton yang menyaksikan acara pembukaan sebanyak 40,7 juta orang atau 59 persen.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Data menuru Nielsen memperlihatkan, jika dibanding lagi dengan perayaan pembukaan Olimpiade Seoul pada 1988 dan Olimpiade Barcelona pada 1992, acara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 masih kalah. Acara pembukaan Olimpiade Seoul 1988 mampung mengundang 22,7 juta penonton televisi dan 21,6 juta penonton pada Olimpiade Barcelona 1992.

    

Lantaran pandemi Covid-19, kurang dari seribu orang yang menyaksikan acara Olimpiade Tokyo pada 23 Juli 2021 secara langsung di stadium Olimpic, Tokyo. Acara pun diselenggarakan dengan protokol kesehatan yang ketat.  

Baca juga: Raih Perak Olimpiade Tokyo, Lifter India Dapat Bonus Pizza Seumur Hidup

Sumber: Reuters

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mengenal Olahraga Body Combat, Memadukan Beragam Gerak Latihan Bela Diri

1 jam lalu

Body Combat Pembakar Lemak
Mengenal Olahraga Body Combat, Memadukan Beragam Gerak Latihan Bela Diri

Olahraga body combat memadukan banyak gerakan aliran seni bela diri


Momen Hangat Ruth Sahanaya Hampiri Para Penonton hingga Krisdayanti di Konsernya

1 hari lalu

Diva pop Ruth Sahananya menggelar konser '40 Tahun Simfoni dari Hati' di JCC untuk merayakan empat dekade kariernya dalam industri musik. Konser ini digelar pada Sabtu, 22 Juni 2024, di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC) Senayan. TEMPO/Adinda Jasmine.
Momen Hangat Ruth Sahanaya Hampiri Para Penonton hingga Krisdayanti di Konsernya

Ruth Sahanaya mengenang perjalanan karier dengan lagu-lagu yang menggetarkan hati para penonton, juga menghampiri mereka untuk bernyanyi bersama.


2 Atlet Panjat Tebing Indonesia, Veddriq Leonardo dan Rajiah Salsabillah, Raih Tiket Olimpiade Paris 2024

2 hari lalu

Dua atlet panjat tebing Indonesia,Veddriq Leonardo dan Rajiah Salsabillah, meraih tiket ke Olimpiade Paris 2024. (instagram/@fpti_official)
2 Atlet Panjat Tebing Indonesia, Veddriq Leonardo dan Rajiah Salsabillah, Raih Tiket Olimpiade Paris 2024

Indonesia menambah dua tiket Olimpiade Paris 2024 lewat atlet cabang panjat tebing, Veddriq Leonardo dan Rajiah Salsabillah.


Hari Yoga Internasional, 700 Peserta Ikut Olahraga Bersama di Bali

3 hari lalu

Ilustrasi posisi keseimbangan tubuh atau yoga. Shutterstock
Hari Yoga Internasional, 700 Peserta Ikut Olahraga Bersama di Bali

Hari Yoga Internasional dirayakan masyarakat dengan yoga bersama di berbagai wilayah.


Inilah 10 Olahraga yang Bisa Mengecilkan Perut Buncit

7 hari lalu

Perut buncit bisa disebabkan oleh stress eating akibat pola tidur yang buruk.  (Canva)
Inilah 10 Olahraga yang Bisa Mengecilkan Perut Buncit

Bagi Anda yang ingin mengecilkan perut buncit secara alami, cobalah sejumlah olahraga berikut ini.


7 Tips Menghilangkan Lemak Perut dengan Bersepeda

7 hari lalu

Ilustrasi lemak perut (pixabay.com)
7 Tips Menghilangkan Lemak Perut dengan Bersepeda

Berikut adalah langkah-langkah untuk menghilangkan lemak perut saat bersepeda.


Jadi Atlet Senam Indonesia Pertama di Olimpiade 2024, Rifda Irfanaluthfi Ingin Buktikan pada Dunia

8 hari lalu

Pesenam Indonesia Rifda Irfanaluthfi. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Jadi Atlet Senam Indonesia Pertama di Olimpiade 2024, Rifda Irfanaluthfi Ingin Buktikan pada Dunia

Atlet senam Rifda Irfanaluthfi mengatakan ingin mencetak sejarah untuk Indonesia pada Olimpiade 2024 Paris.


Waktu Olahraga yang Pas untuk Turunkan Kadar Gula darah, Malam atau Pagi?

13 hari lalu

Ilustrasi perempuan olahraga di rumah. Foto: Freepik.com/Tirachardz
Waktu Olahraga yang Pas untuk Turunkan Kadar Gula darah, Malam atau Pagi?

Studi tentang kaitan waktu olahraga dengan efektivitasnya didasarkan pada data yang dikumpulkan dari uji coba terkontrol secara acak.


Zheng Si Wei / Huang Ya Qiong Gagal Pertahankan Gelar di Indonesia Open 2024, Introspeksi Jelang Olimpiade

16 hari lalu

Pasangan ganda campuran China Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong saat memasuki arena pertandingan semifinal Indonesia Open 2024 di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (8/6/2024). (ANTARA/HO/PP PBSI).
Zheng Si Wei / Huang Ya Qiong Gagal Pertahankan Gelar di Indonesia Open 2024, Introspeksi Jelang Olimpiade

Zheng Si Wei / Huang Ya Qiong, segera mengalihkan fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi Olimpiade Paris 2024.


Gagal ke Final Indonesia Open 2024, Carolina Marin Tetap Optimistis Songsong Olimpiade 2024

16 hari lalu

Atlet bulu tangkis asal Spanyol, Carolina Marin. Doc. BWF.
Gagal ke Final Indonesia Open 2024, Carolina Marin Tetap Optimistis Songsong Olimpiade 2024

Pemain tunggal putri Spanyol Carolina Marin mengatakan siap kembali ke performa terbaiknya pada Olimpiade 2024 Paris.