Ant Group Diduga Ingin Singkirkan Jack Ma Demi Hindari Tekanan Pemerintah

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendiri Alibaba, Jack Ma, cukup lama tak muncul ke publik setelah mengkritik kebijakan Pemerintah Cina secara terbuka dalam sebuah pidato. Jack Ma sempat mengkritik pemerintah China sebagai otoritas yang 'ketinggalan zaman'. REUTERS

    Pendiri Alibaba, Jack Ma, cukup lama tak muncul ke publik setelah mengkritik kebijakan Pemerintah Cina secara terbuka dalam sebuah pidato. Jack Ma sempat mengkritik pemerintah China sebagai otoritas yang 'ketinggalan zaman'. REUTERS

    TEMPO.CO, - Raksasa teknologi keuangan, Ant Group, dikabarkan berusaha menyingkirkan Jack Ma dari perusahaan demi mengurangi tekanan dari pemerintah Cina. Menurut laporan Reuters, Ant Group sedang mencari-cari cara agar Jack Ma menjual sahamnya dan menyerahkan kendali perusahaan.

    Seorang sumber yang dekat dengan pemerintahan dan dua orang yang memiliki hubungan dengan perusahaan mengatakan kepada Reuters jika pihak Ant Group telah bertemu dengan regulator bisnis Cina. Dalam pertemuan itu, pihak pemerintah memberi isyarat bahwa menyingkirkan Jack Ma bisa mengurangi pengawasan negara terhadap perusahaan.

    The Wall Street Journal melaporkan bahwa Ma menawarkan menyerahkan sebagian saham Ant kepada pemerintah Cina pada November tahun lalu.

    Pejabat dari bank sentral, People's Bank of China (PBOC), dan regulator keuangan China Banking and Insurance Regulatory Commission (CBIRC) mengadakan pembicaraan antara Januari dan Maret dengan Ma dan Ant secara terpisah. Kemungkinan keluarnya Jack Ma dari perusahaan menjadi topik pembicaraan.

    Juru bicara Ant Group membantah bahwa pernah mempertimbangkan untuk melakukan divestasi saham milik Jack Ma. "Divestasi saham Tuan Ma di Ant Group tidak pernah menjadi subjek diskusi dengan siapa pun," katanya dalam sebuah pernyataan dikutip dari Reuters, Ahad, 18 April 2021.

    Belum diketahui apakah nantinya Ant Group dan Jack Ma akan melanjutkan pembahasan divestasi saham ini. "Perusahaan berharap saham Ma, yang bernilai miliaran dolar, dapat dijual kepada investor yang ada di Ant atau afiliasi e-commerce Alibaba Group Holding Ltd tanpa melibatkan entitas eksternal," kata salah satu sumber yang berhubungan dengan perusahaan.

    Namun sumber kedua yang juga memiliki hubungan dengan perusahaan mengatakan bahwa selama diskusi dengan pemerintah, Jack Ma diberitahu bahwa dia tidak akan diizinkan untuk menjual sahamnya kepada entitas atau individu yang dekat dengannya . Opsi lain adalah mentransfer sahamnya ke investor Cina yang dekat dengan pemerintah. "Setiap langkah akan membutuhkan persetujuan pemerintah Cina," kata kedua sumber.

    Juru bicara Ant Group tidak memberikan komentar apapun dari Ma. Adapun Alibaba mengembalikan pertanyaan ke Ant. Kantor Jack Ma pun tidak menanggapi permintaan komentar Reuters melalui Ant. Kantor Informasi Dewan Negara, PBOC, dan CBIRC, juga tidak menanggapi permintaan komentar.

    Hubungan Jack Ma dan pemerintah Cina pernah menjadi sorotan pada awal tahun ini. Jack Ma sempat menghilang usai mengkritik sistem regulasi keuangan Cina.

    Baca juga: Pemerintah Cina Hapus UC Browser Milik Alibaba Group dari App Store

    Sumber: REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H